Postingan

Serpihan Dirimu

Pecahan itu masih tertinggal dan menetap
Masih berserakkan tak bertuan
Tuannya pergi dan meninggalkannya tanpa rasa perduli
Aku tidak ingin menyentuh pecahan yang membuat luka lagiSudah ribuan hari berlalu
Sudah sedikit demi sedikit tertutup debu
Namun tidak juga berubah menjadi abu
Karena rasanya aku meraguSenyuman yang begitu membuat jantungku meledak
Berdetak tak serentak  dan tak bergeming sama sekali
Namun itu sudah berlalu cukup lama
Aku hampir lupa rasanya Tapi rasa yang hampir mati itu
Tetap berada dipecahan yang memantulkan cahaya
Mengingatkan kembali setiap harinya
Bahwa akan terus teringat sampai hari esok, lusa dan seterusnya

Kisah Kita

Kita memilih untuk melangkah bersama Langkahan kaki yang sama Memijak jalan yang sama Memilih harapan yang serupaTentang rasa suka yang selalu diinginkanMembiarkan pintu-pintu hati dibuka lebarMempersilahkannya masuk tanpa seganMenginginkannya untuk menatap lebih lama Tentang rasa duka yang selalu ingin ditolakBerusaha menutup seluruh pintu hatiTerasa sangat menghantuiJangan menetap lama-lamaKisah yang terlewati akan menjadi historyMenjadi penjaga pintu hati yang lebih baik lagiKisah yang menanti akan menjadi misteriUntuk siap-siap melewatinya

Inti Sebuah Perjalanan

Aku mencoba lari dari masa lalu Lari sekuat tenaga yang tersisa Lari sekuat tenaga walau yang kubawa hanya luka Lari dan hanya berlari
Walau rasanya hampir habis nafas ini Walau rasanya jantungku ingin pecah Aku ingin terus berlari dari sepi Aku ingin terus berlari menembus keramaian
Aku berkali-kali jatuh cukup kencang Terhempas dan terluka lagi Terjerembap dan semakin terluka lagi Aku sedang menumpuk luka tanpa kusadari
Aku jatuh di kesepian Hanya tawa dari masa lalu yang ku dengar Seolah mencibir aku yang berusaha lari Tapi aku bangkit lagi
Lalu aku jatuh dikeramaian Hanya beberapa pasang mata yang melihat iba Tapi ada beberapa pasang mata yang melihat dengan cara berbeda ketidak perdulianku membuatku berlari lagi
langkahku terhenti ketika menyadari yang sudah terjadi Untuk apa aku berlari Bukankah aku tidak akan terus menerus berlari Aku lupa tujuanku berlari
Aku mencoba berjalan bersama waktu Cukup lama hingga rasanya aku bosan Luka-lukaku hampir kering walau tidak sepenuhnya T…

Jangan Pergi Cinta

Mereka bilang tidak ada yang menetap selamanya Tapi jangan hanya singgahhanya untuk bertanya Menetaplah dengan perasaan hati yang damai Sedamai lagu-lagu dari petikkan gitar dan daun-daun yang melambai
Saat matahari begitu terik dan jangkrik berhenti ngerik Semua mata siap untuk menatap Walau dalam keresahan jiwa akan tetap mantap Untuk memilih menetap
Kaki memang sudah siap untuk melangkah Disetiap iriangan doa pasti ada resah Tapi harus ada hati yang ditanggalkan Bukan ingin meninggalkan
Tetaplah tinggal didalam hati Tentang cinta yang rela menanti Yakinkan pasti akan datang kembali Membawa senyum dan kebahagiaan lagi
Cinta jangan pernah pergi dari diri ini Tak akan sanggup aku menanti lagi Jika harapan yang ada hanya membohongi diri Karena esok akan bersambut mentari

Sedingin Malam Ini

Semakin aku berusaha tenangkan hati, semakin pula perasaan ini menyesakkan relung yang tidak seberapa besarnya ini. Aku ingin marah tapi tidak tau karena apa, apa karena kata-katamu yang lembut itu yang membuatku marah ? Atau kata-kata lembut yang kamu buat-buat itu. Aku ingin sedih, tapi kenapa harus sedih ? Bukankah itu adalah hidupmu ? Siapa aku ini ?!.Lalu malam semakin terasa dingin, tapi entah pelupuk mata dan hatiku terasa begitu panas. Ingin menguap, ingin merembes tapu apalah aku ini.Aku kira hujan malam tadi tepat jam 8 malam akan jadi racun yang membuat rindu semakin menggebu-gebu diantara hatiku dan hatimu, tapi aku lupa akan satu hal. Aku mengeluhkan hujan, seketika aku membenci hujan karena akan memadamkan perasaan rindu yang menggebu. Tapu disinilah kita.Aku setengah mati berusaha tidak perduli, aku setengah mati tidak mempercayai dan aku setengah mati berusaha tetap tenang.Aku gagal.Aku paling tidak bisa menyembunyikan perasaanku, biarkan saja ini berlalu hingga besok,…

Kataku

Seperti yang pernah aku katakan, aku takut rasa ini semakin kuat mengikatku sehingga aku tidak bisa bernafas. Namun kamu adalah udaraku, senyummu adalah matahariku, matamu adalah malamku dan ketika kamu berada disampingku adalah senja yang selalu indah.Kataku, aku begitu takut kehilangan. Kehilangan harta yang paling berarti, harta yang sulit dicari kembali, harta yang ingin aku jaga sepenuh hati. Jika hilang, maka ada yang hilang pula dari diriku. Kenangan indah yang sudah terlewati akam terasa begitu pahit bila dikenang, namun terlalu manis untuk dilupakan.Kataku, aku begitu sangat mencintaimu. Namun aku tidak begitu kuat untuk cinta yang sangat kuat ini. Terasa berat jika aku membawanya seorang diri, karena aku tau bukan hanya aku yang jatuh hati. Aku juga ingin mengakui diri yang tidak tau diri yang selalu minta diberi.Kataku, aku terlalu bodoh untuk kamu yang terlalu pintar menyembunyikan rasa. Rasa ini terlalu membeludak, sesakkan dada dan membuat aku ingin meledakkannya. Atau m…

Memelukmu Dalam Resah

Setiap detik yang terdengar membuat aku semakin takut tentang resah yang semakin membuat aku gundah, memang terdengar terlalu dilebih-lebihkan. Tapi coba pahami kata-kata yang tengah aku coba ucapkan ketika rasanya aku terlalu sulit untuk membuka penutup kantung hati ini, karena aku takut akan membanjiri bumi yang tengah kamu tapaki.Hingga tak kusadari jarak ini membuat aku semakin takut, tentang jarak yang mereka bilang 'hanya' tapi yang kurasa ini lebih dari sekedar kata itu. Jarak yang mereka bilang itu mendewasakan, tapi yang aku rasakan kehancuran. Merasa hancur kala jarak meyakinkan dirinya bahwa ia bebas dapat terbang kemana pun ia mau.Tapi sebenernya, aku yang hanya ingin dimiliki ini memang tidak bisa memaksa. Memaksa yang ingin terbang tinggi untuk berada dibawah dan membumi, aku tidak mau memakan rasa kesalku yang malah membuat aku menjadi sulit bernafas.Dalam resah yang bertambah gundah, aku ingin memelukmu. Aku ingin memeluk waktu berdetik yang berada sebelah kiri…

Untuk Kamu Yang Tengah Aku Cintai

Aku tidak dapat merangkai kata-kata seindah warna jingga kala mentari mulai tenggelam, aku pun tidak dapat merangkai rasa seindah rembulan dan bintang-bintang yang menghiasi angkasa. Aku hanya dapat merangkai kata dari udara yang kau hirup,  terus menerus ada didalam hidupmu.Aku tidak berjanji akan secerah mentari, namun aku berjanji akan selalu menjadi hal yang mampu membuatmu merasa tetap hidup. Karena aku tidak perlu lagi berlari, aku tidak perlu lagi bersembunyi dari hal yang aku takutkan akan dirimu.Aku yang tengah mencintaimu saat ini, menginginkan kamu untuk selalu ada walau tidak selalu berjumpa. Menginginkan kamu untuk tetap perduli tanpa pemaksaan, ketahuilah aku sempat berfikir ingin memilikimu selamanya. Tapi aku tidak mau sesombong itu.Perasaan ini yang tumbuh bersama waktu, yang berkembang bersama karena saling melengkapi. Dan berharap waktu tidak akan pernah berhenti agar kita selalu bersama.

Aku Akui

Tanganmu mulai mengetuk lagi
Yang sebelumnya sudah kubilang jangan ulang lagi
Aku sempat ingin berlari
Tapi tak sampai hatiKetukkan itu membuat aku teringat lagi
Semua kejadian yang sudah kita alami
Semuanya sangat melekat dihati
Semua rasa yang pernah kau beriKetukkan itu membuat aku teringat lagi
Manisnya janji-janji
Dirimu yang melarangku pergi
Walau tanyanya kini kau yang pergiKemana semua rasa yang kau akui
Mudah datang dan mudah pergi
Rasanya kamu memang sudah tidak perduli
Atau emang sudah tidak punya hatiIngin rasanya aku berlari
Tapi bayangmu selalu menghantui
Ingin rasanya aku berhenti perduli
Tapi hati ini tidak dapat berhentiSeperti udara yang aku hirup berkali-kali
Bayangmu pun ikut menghampiri
Tak bisa aku lepaskan dari pikiran dan hati
Kalau kau memang sungguh berartiApa aku harus cari pengganti
Yang dapat mengerti
Yang dapat membereskan hancurnya hati
Yang ditinggal pergiAdakah orang yang seperti itu lagi
Bukan yang mudah datang dan pergi
Tapi yang dapat menggenggam j…

I'm Not The Brightest Star

Aku selalu bisa melihatmu
Disini tanpa kamu tau
Aku selalu bisa merasakanmu
Disini tanpa kamu sadariKarena diantara kita adalah jarak
Jarak antara percaya dan tidak percaya
Terpikirkan terus menerus
Walau terkadang ingin menyerahAku diantara mereka
Yang redup bahwa yang benderang
Aku diantara mereka
Entah terlihat atau tidakTapi aku bukan yang paling terang
Yang dapat selalu kau lihat
Tapi aku bukan yang paling redup
Yang selalu kau hiraukanIngin rasanya jadi bintang jatuh
Yang selalu kamu harapan dan doakan
Ingin rasanya jadi bintang hatimu
Yang selalu ada dalam detak jantungmu