Burung Kertas


    Hari ini kelas masih sepi walaupun  jam sudah menunjukkan pukul 06:50 tapi ruangan ini terasa sangat sepi, dingin dan hampa, hujan ? apakah ini karena mu ? pagi ini matahari masih terselimuti oleh hujan rintik-rintik  yang tak kunjung berhenti dan membuat pagi ini terasa sangat malas, dan aku sedang duduk dimana tempat aku menulis-nulis dan merangkai masa depanku. Lalu terdengar langkah basah didepan pintu, namun hujan tak juga kunjung berhenti pagi ini membuat semuanya basah dengan rintik-rintiknya yang membasahi hingga aku tak dapat melihat kearah luar yang dilengkapi dengan hawa dingin. Langkah itu kembali melangkah hingga berada didepanku.

Hai…

Sapaan itu membuatku menoleh kearah suara itu berada, ternyata dia adalah seorang sahabatku yang duduk tepat didepanku. Seseorang yang cukup lama aku kenal dan ia sudah kuanggap sebagai sahabat yang special, Ia terlihat sangat aneh hari ini cukup dibilang dengan kata “Berbeda” aku hanya melihat rambutnya yang basah, bajunya yang sedikit basah. Aku hanya bisa membalas senyumannya. Dengan terus mengacak-acak rambutnya ia duduk mengarah kearah ku.

Dingin ya ?
Gak begitu kok, pasti banyak yang gak masuk deh.
Bisa jadi, hujannya rintih-rintih pasti lama.
Lagi ngapain ?
Lagi ngutak-ngatik kertas aja, abis bĂȘte jam segini belum masuk.

Ia terlihat sangat sederhana, laki-laki yang simple tanpa harus menjadi seperti zaman yang terus berputar. Ia mengambil kertas yang berada di mejaku. Dengan wajahnya yang terlihat seperti senyuman yang membeku.

Mau bikin apa ?

Ia bahkan tak menjawab pertanyaanku ia terus mengutak-atik kertas itu dengan lipatan-lipatan  yang ditekan dengan perlahan, aku bahkan bingung apa yang seharusnya aku lihat wajahnya ? atau jari-jemarinya. Namun aku rasa aku pun ikut membeku dipagi yang hujan ini entah ragaku, hatiku atau pikiranku yang serasa berhenti. Dan cepat berlalu.

Ini…
Ini apa ?
Ini namanya burung kertas…
Lucu juga…
Hahaha emang lucu, ya waalaupun bukan burung beneran tapi punya arti yang sama kok
Apa ?
Ia punya sayap ya wlaupun fungsinya gak sama percis tapi artinya bisa tentuin ketinggian yang kita mau,ya kertasnya bisa kita tentuin sendiri ya kalau mau warna pelangi…
Oh gitu ya…

Kenapa perasaanku berubah sedikit lebih nyaman dengannya apa ini perasaan sekedar suka atu memang sayang ?, entahlah aku tak bisa pastikan ini  aku harus menyimpannya hingga perasaan ini benar-benar ada  dan tanpa ragu lagi  tapi saat ini ribuan kata ragu ada pada hatiku dan aku memilih untuk diam dan menyimpannya dalam-dalam.

Burung kertas..
Yang terdiri dari lipatan kekuatan hati…
Dari garis yang tak perlu keraguan…
Ketika menyapa akan terus ada…
Jika tinggal akan selamanya…
Tak seutuhnya tapi seadanya…
Sayap yang tegap tak terpatahkan…
Jadi biarkan tetap terbang sejauhnya…
Tapi angin harus terus berhembus…
Kirimkan kata-kata indah yang ku buat…
Membawa pesan yang terbawa angin…
Tak tahu kapan akan sampai...
Tapi tetaplah terbang searah angin yang lembut…







Komentar