Diantara


    Siang ini aku dihembuskan oleh angin mesin yang berputar diatasku yang membuat tanganku sedingin apa yang pernah aku rasakan. Pikiranku mulai tak karuan semuanya ada di pikiranku namun tak ada yang pasti untuk dapat aku pikirkan, kedua tangan yang beku ku satukan. Dan siang ini aku lihat kamu di sisi ruang yang sama duduk diatas bangku kayu yang kokoh dan sedang  berbicara dengan temanmu, aku tak menatapku selayaknya satu titik focus tapi saat ini aku memiliki  dua titik focus yang salah satunya itu kamu dan aku bagi disaat aku aku untuk sekilas menatapmu.  Aku tak melihatmu, tersenyum padahal aku sangat suka laki-laki yang tersenyum manis tapi entah kenapa walaupun kamu tak tersenyum terlihat sangat mempesona dan simple, aku tidak boleh.. untuk menggantungkan harapanku setinggi langit karena aku tau apa yang nanti akan terjadi mungkin saja aku akan jatuh dari kejauhan itu.
    Ia melangkahkan kakinya ke arahku dan duduk disebelahku tapi, aku tak merasakan detakkan jantung yang cepat namun detakkan ini melemah dan perlahan membeku, haruskah aku tanyakan perasaan ini padanya ?. Melemah dan membeku tapi terasa nyaman dekatmu, apa tandanya ini? Aku tak dapat menjelaskannya tolong jelaskan padaku. Kini dengan sekilas aku dapat melihatmu yang berada dekat denganku, aku berasa bukan ada diruangan itu tapi ditempat yang berbeda enath dimana. Tapi kenapa cepat beralalu ? aku masih ingin merasakan kedamaian itu yang tak pernah aku rasakan sebelumnya dengan siapa pun.
    Apakah akan terjadi apa yang aku harapkan ? tapi ini bukan harapan yang besar aku takut aku hanya bisa merasakannya sendiri seperti yang sebelum-sebelumnya. Sesuatu yang ada diantara kita, mengikat, dan menyatukan kita.

Komentar