Untuk Kamu Yang Tak Tersentuh


    Seperti hari-hari biasanya aku hanya bisa melihatmu dengan jarak yang sangat jauh, entah kenapa hari-hari aku semakin sedikit  berwarna dengan kehadiran kamu ke dalam hidupku dan dengan segala tentang kamu yang membuat aku semakin bersyukur telah bertemu seseorang yang sepertimu. Kamu memang terlihat simple dengan apa adanya kamu, kelebihan kamu, kekurangan kamu, itulah dimana aku dapat belajar dari kamu tentang hidup. Dan termasuk hari ini, dimana aku bisa benar-benar melihat kamu dengan segala yang kamu kenakan hari ini, jam ini dan juga matahari yang sebentar akan tenggelam  begitupun aku. Mungkin aku memang benar-benar sudah tenggalam dalam tempat yang ku tahu tapi aku masih gak percaya ini apakah ini benar terjadi atau tidak aku tak dapat berkata jadi biarkan air terus mengalir sampai tempat yang diinginkan, detak jantungku tak berdegup tapi malah melemah apa ini? Apa arti dari semua ini walaupun aku bertanya tapi tak terjawab dan hanya bisa bungkam tak sepatah katapun keluar.
   Bahkan kamu gak perlu tersenyum untuk dapat mudah ku ingat, apa ini berbeda ?  tapi benar ini rasa yang sungguh berbeda yang seharusnya menggebu malah melemah dan tak banyak pertanyaan dalam hatiku. Dan lagi aku masih mengharapkan cinta di sekolah terakhirku cinta yang berbeda rasa terutama saat kita sudah lulus. Tapi kenapa setiap aku menghirup udara kamu semakin dalam masuk ke dalam hati, sedangkan aku masih belum bisa membukanya. Ada rasa yang tak dapat aku jelaskan, rasa yang masih ku pertanyakan, rasa yang sungguh aneh, terasa lemah, membeku, dan redup diantara putih dan hitam.
    Aku hanya ingin menyentuhmu, merasakan bagaimana dekat denganmu, merasakan semuanya terlupakan kecuali kamu, merasakan betapa damainya dengan mu, mersakan aku terbang tinggi bersamamu. Mungkin itu mempiku yang hanya khayalan yang sering aku khayalkan, cinta kapankah kau datang ? aku menanti seakan aku hidup sendiri ditempat yang harusnya memiliki pelangkap. Maka malam ini aku berdoa semoga  seorang malaikat mengantarkanku untuk bertemu denganmu walaupun hanya untuk melihat matamu dan wajahmu, kehilangan kenangan yang lain saat ini dan hanya tertuju padamu…

Komentar