(Pernah) Merasakan Cintamu





Sore yang sepertinya sebentar lagi akan ditemani rintik hujan ini akan membuatku sangat nyaman dengan warna jingga namumn terselimuti kegelapan itu seperti menentramkan perasaanku saat ini, aku memang didalam rumah tapi aku dapat merasakan hawanya, udaranya dan kedamaiannya. Akhir-akhir ini aku terganggu dengan insomnia yang sering temani malamku, aku sibuk, sibuk untuk pikirkan apa yang akan terjadi dan merangkainya sedemikian rupa walaupun aku tau semuanya adalah kehendak-Nya.

Aku memaksa otak ku untuk terus berkerja, padahal itu baik, hanya saja aku terlalu berlebihan dan terlalu membebani rasionalku yang sangat penuh ini. Memikirkan apa yang seharusnya tak aku pikirkan, mengabaikan apa yang seharusnya aku pikirkan; tapi tetap sulit. Bayangan yang sering dicaci oleh pikiran malah makin menjadi selama hati masih berpihak padanya.

Wanita yang pernah merasakan cintamu, wanita yang pernah kau buat tertawa, yang pernah kau anggap istimewa itu sepertinya sulit untuk melupakanmu. Wanita yang mencoba melupakanmu walau hatinya kadang menolak, wanita yang mencoba untuk mempertahankanmu ternyata gagal dan kecewa. Entah apa yang terjadi dan yang kau lakukan membuatnya selama ini sulit untuk melupakanmu, wanita yang baru mengenalmu sulit untuk melupakanmu.

Aku tanya padanya, aku resapi jawabannya. Dan dengan sangat  sengaja saat itu aku tanya tentang kau padanya,  memang tak secara detil  alurnya. Namun aku tau dari saca ia mengetik, dari kata-kata yang wanita itu pilih, dan dari cara ia tempatkan emoticon didalam kata yang ia buat. Awalnya aku ragu, saat wanita itu membalas pesanku perasaanku mulai tak karuan. Suasana malam yang berjalan begitu cepat ini membuat aku begitu takut saat membaca balasan pertanyaan yang aku lontarkan padanya.

Entah ini perasaan penasaran, sakit hati, atau meyakinkanku. Malam tunjukkan padaku bagai mana caranya tenangkan pikiran dan hatiku yang mulai campur aduk saat membaca pesan tersebut. Wanita yang kecewa pada dirinya sendiri, wanita yang mencoba melupakan bayangan itu, wanita yang coba tegarkan dirinya mulai memberikanku emoticon sedihdan menangis. Dan aku sebagai manusia aku dapat meresapinya.

Tapi wanita itu bukan aku, walau setengah dari apa yang ia alami sama denganku kita berbeda tak sama dan rasanya aku yang sangat dan sangat meresapi semuanya. Dan Duar…!! beberapa menit sebelum itu ia memberikanku sebuah pesan dan ditambah pernyataannya membuatku sangat aneh, hatiku seperti berkecambuk namun bibirku entah tersenyum atau tertawa. Seperti inikah seorang wanita Gemini ? yang cinta saat status hilang namun bosan saat status telah digantung dan diikat.

Setelah sebulan ini aku mencoba melupakanmu, tidak aku tidak akan pernah melakukannya padamu; aku hanya membiarkan semuanya berjalan dengan apa yang seharusnya  aku tak ingin membebani semuanya karena masalah cinta ini. Maka sayang, biarkan semuanya berjalan sampai waktu mempertemukan kita lagi dan sampai dipertemukan tak akan lagi ada keraguan yang memeluk kita. Entah kenapa aku sangat bangga walau hanya memcicipi cintamu dalam waktu yang sangat singkat itu. Dan rasanya aku menjadi bidadari walau sesaat.

Aku selalu berdoa, semoga wanita itu bisa bahagia denganmu ataupun tanpamu dan aku juga tau ia pernah sangat bangga telah pernah mendapatkanmu. Dan dari sini aku yakin, cinta tak akan lari kemana kecuali lari ke cinta yang salah aku tau Tuhan telah ciptakan jodoh aku, kamu dan umatnya sebelum kita dilahirkan. Terima kasih untuk Tuhan yang selallu damaikan hatiku saat dekat atau dijauhkan darinya.

Dan malam ini diakhiri dengan rasa yang sangat bersyukur, dapat tertidur dengan nyenyak dan esok dihari yang baru dapat kembali ceria dan tak akan berhenti untuk bersyukur terhadap tuhan yang maha esa.


 Dari WANITA yang bertanya kepada WANITA yang alami hal yang sama dan berharap menjadi yang lebih baik.

Komentar