Si Cupu Yang Jatuh Cinta



Memang terlihat sangat gila saat orang yang tak kau kenal diam-diam mengagumimu, diam-diam memperhatikan mencuri pandanganmu dari balik penghalang, diam-diam mencari tahu tentangmu. Beginilah aku, seorang penggemar rahasiamu yang mengetahui tiap detail-detail kecil tentang dirimu yang bahkan tak dapat mereka bisa lihat. Siapa yang tidak tahu kau ? cowo beken yang terkenal dengan kesempurnaanmu  yang sering mereka para gadis-gadis disekolah ini bicarakan dan yang mereka impikan darimu.

Aku hanya, gadis aneh dan cupu. Aku hanya bagian besar dari orang-orang yang selalu terabaikan olehmu termasuk gadis-gadis yang selalu kau abaikan karena mereka selalu mengejarmu, bahkan rasanya kau tak pernah melihat begitu banyak orang yang mengagumimu yang pastinya ingin memiliki kekasih sepertimu. Petikan gitarmu, saat kedua mata mu memandang gitar dengan begitu menakjubkannya saat demo ekskul kemarin buat aku terpukau dan mencoba mencuri gambarmu yang diam-diam aku potret dengan kamera sakuku.

Aku hanya pengagum rahasiamu yang selalu disini dan mencari segala perkembangan  tentang dirimu, gadis berkaca mata, berkawat gigi, terkepang dua, dan berstyle sangat kuno. Terlalu banyak yang bilang aku orang aneh yang datang luar angkasa. Bahkan untuk melihatku mata-mata mereka seakan menusuk ku dengan tatapan tajam yang aneh atau bahkan sama sekali tak ingin memandangku yang aneh ini, apa aku terlihat menjijikan ? apakah kau juga anggap aku begitu ?. Mana mungkin pangeran menyukai gadis rakyat jelata ini, yang selalu bermimpi dapat dipersunting oleh turunan tahta raja yang agung.

Tinggi, putih, baik, romantic, pintar, pengertian. Sempurna. Seperti perkataan para gadis yang kudengar dilorong sekolah, namun aku tau, aku tau letak kekuranganmu yang mereka para gadis yang selalu megejarmu tidak tahu menahu tentang hal itu. Karena kita hanya makhluk yang diciptakan oleh pencipta kita, dibalik kelebihan yang kita manusia miliki, kita memiliki kekurangan. Dan kekuranganmu adalah hatimu lemah sayang.

Melihat seseorang jangan selalu melihat dari apa yang kita lihat, menilai orang dari apa yang kita tahu dengan sifat dan kelakuan orang tersebut. Pertama kali aku tak berfikir, lama kelamaan aku dapat melihatmu sendiri saat yang lainnya sedang sibuk mencarimu.  Bahkan mereka yang perduli padamu tidak tahu tempat tenangmu dimana ditempat itu kau hanya diam tertunduk, sedangkan aku yang seharusnya lelah untuk mengikuti bayanganmu aku malah takut untuk kehilangan mu dari pandanganku.

Dan dari ke serba tahuanku, aku belajar untuk menerima semuanya, baik atau buruknya. Aku siap jadi penyemangat hatimu, jadi penyangga saat hatimu mulai goyah, jadi penopang hatimu, aku mau!. Tapi… aku hanya gadis cupu yang menyukaimu yang beken dan terkenal. Tapi… aku hanya pengagum rahasiamu yang selalu ingin tahu tentangmu. Tapi… mau kah kau walau sekedar mengenalku ?.


Komentar