Postingan

Menampilkan postingan dari Mei, 2014

You Don't Care

Gambar
Rasanya kamar ini membiru karenaku, pagi yang seharusnya cerah dan berkobar semangat harus layu dengan tetes air mata yang jatuh disisi-sisi mataku. Rasanya, hancur, kesemangatanku berubah menjadi rasa sakit yang sangat perih, seharusnya aku tak terlalu perdulikan ini dan kamu. Masih belum bisa hilangkan kamu dari pikiran dan hatiku. Aku adalah orang yang paling tak penting bagimu, harusnya aku sadar itu tapi entah mengapa rasanya hati ini selalu berpacu padamu sedangkan kau pergi sejauh-jauhnya. Air mata tak bisa aku tahan, walaupun sebenernya sudah banyak terjatuh untuk semua ini.
Harusnya aku menyayangkan air mata ini, terutama untuk orang yang tak pernah hadir disaat aku membutuhkannya. Tapi siapa bisa tahan saat hatinya benar-benar sakit. Hai hati! Katakan padaku bahwa ini hanya perasaan sayang dan cinta yang sesaat saja, dan sadar bahwa dia bukan orang yang benar-benar aku butuhkan. Karena dia, tak dapat aku sentuh, tak dapat aku dengar, tak dapat aku lihat; di hanya bayangan sem…

Mulai Diam Untuk Mencintaimu

Gambar

I Remember

Gambar
Malam ini terasa sungguh aneh untukku, seakan dikamar ini barang-barang menatapku aneh.Aneh, tentunya saat orang yang akhir-akhir ini datang walau sekedar untuk menyapaku dan berlanjut dalam conversation yang mengasikkan. Kau yang akhir-akhir ini tak pernah lupa untuk mengabariku disetiap pergantian waktu yang sangat signifikan, membuat aku tersenyum karna memang sangat lucu saat aku tuliskan bahasa Jepang sehingga aku harus bertanya arti dari kata itu dan, hingga aku terbiasa dengan kata-kata yang sering kau kirim.
Flashback for a second!. Aku ingat saat lelaki itu yang selalu menjadi yang paling aku benci karena ke-jailannya dan ke-konyolannya, dan mungkin akulah yang menjadi korban yang paling ia senangi. Yap! Dia adalah sosok laki-laki yang paling di bully saat SMP dan sebagai gantinya ia pun sering mem-bully orang lain, laki-laki yang sering dijadikan bahan lelucon di kelas. No! This is don’t need a second, this is need a hour. Maybe. Laki-laki yang pernah mencubit pipi-ku, Hidung…

My Reason For Your Reason