Sembuyi



Sempat tepiskan perasaan yang seharusnya aku lupakan, saat getaran-getaran mulai menggangguku dengan deru nafas yang membuatku sulit untuk bernafas. Jika tatapan mata itu tidak selalu untukku, dan kata-kata sendunya tidak akan ada lagi. Laki-laki yang sempat bangunkan mimpi indahku tentang masa depan yang rasanya nyata untuk dinyatakan.

Jemarinya tak pernah kusentuh, selalu ada jarak diantara kita yang membuatnya serasa kita tak pernah bisa untuk saling menyentuh. Haruskah aku hancurkan segala genteng yang menghalangi kita ? aku tak mungkin menghancurkannya sendiri sedangkan aku teramat lemah saat rasa ini mempengaruhiku. Siang yang cukup panas ini mampu buatku menggingil, merasakan dinginnya getaran yang membuat retake s setipis ini.

Siang yang panas namun terselimuti bahwa sore ini akan hujan. Dan akan selalu ada alasan mengapa cuaca dan aku punya ikatan yang sama, perasaan yang secara lamban berubah. Berubah sejak aku tau semuanya tak seindah mimpi yang kau bangun, aku melihat apa yang sebenarnya aku sebut dengan kenyataan sedangkan selama ini aku hidup dengan mimpi-mimpiku.  Gadis yang nampaknya lebih-lebih dariku mampu membuatmu jatuh cinta padanya, dan aku sadar itu. Karena aku dimatamu hanya apa yang kau sebut dengan cinta yang tak pernah nyata.

Cinta yang pernah ku ungkapkan, rasanya tak mampu mengetuk hatimu. Tak mampu buka matamu, dan tak mampu membuatmu menyadarinya. Aku tertunduk malu, ketika aku hampir saja mengutuk hubungan kalian yang nampaknya sangat baik. Bodoh!. Aku tak boleh sejahat ini, dan harusnya aku tau diri dan tau siapa aku. Dengan segala keikhlasan yang seiring jalan dapat terrelakan, aku mulai lega, aku dapat mencintaimu dengan ikhlas dan kebahagiaanmu adalah kebehagiaanku juga.

Aku harus pintar-pintar sembunyi, sembunyikan perasaan ini. Akan konyol jika aku melihat kalian yang bahagia harus melihatku yang aneh, lagi pula aku adalah seorang pemeran dalam hidupku. Hidup. Hidup dalam kenyataan akan aku control semuanya seindah mungkin. Perasaan yang harus aku tutupi dengan baik, hingga  tak ada kesalahan lagi yang aku buat.

Komentar