Dia Adalah Dirinya Sendiri

Adakah ??
Sosok pemimpin yang pantas untuk dicontoh, yang mengibarkan bendera kebenaran yang memproklamasikan sebuah hal yang membuat kebanyakkan oAdakah ??
Sosok pemimpin yang pantas untuk dicontoh, yang mengibarkan bendera kebenaran yang memproklamasikan sebuah hal yang membuat kebanyakkan orang yakin kalau mereka merdeka. Yang matanya penuh dengan ambisi kuat untuk dirinya dan manusia disekelilingnya, mata jendela hatinya yang berbohong bahwa ia pernah melewati kegelapan dan menunjukkan bahwa dia adalah sebuah perubahan yang besar. Bibirnya yang tak pernah sungkan untuk tunjukkan bahwa ia punya keteguhan yang cukup kuat untuk diterpa kritikan yang begitu banyak, bibirnya tak pernah mencoba untuk banyak keluarkan kata yang percuma. Bibirnya ucapkan kata yang singkat namun penuh arti.

Kekuatan tubuhnya tak pernah percuma, ketika ia mati-matian untuk keluar dari kegelapan dengan usahanya yang keras untuk menerobos kelemahan yang cukup lama ia rasakan. Kekuatan tubuhnya tak pernah percuma ketika otot-otot membuat orang-orang terkadang kagum sekaligus segan padanya, tubuh yang dulu tak pernah tahan hanya untuk menyentuh dinginnya malam.

Sekarang kakinya begitu kuat, kuat untuk menahan beban yang masih tak kunjung pergi semenjak ia pergi dari kegelapan yang melanda. Kakinya semakin kuat menahan beban sekaligus berjalan diantara lirikkan mata yang semakin manatap tajam padanya, seolah dia mencoba membersihkan namanya dari kegelapan masa lalu yang pernah ia lewati.

Pikirannya masih tetikat oleh masa kegelapan, ia masih mencobanya. Bukan untuk melupakan, tapi keluar dari sana, tapi bukan berlari dari kenyataan hanya yakin kalau mereka merdeka. Yang matanya penuh dengan ambisi kuat untuk dirinya dan manusia disekelilingnya, mata jendela hatinya yang berbohong bahwa ia pernah melewati kegelapan dan menunjukkan bahwa dia adalah sebuah perubahan yang besar. Bibirnya yang tak pernah sungkan untuk tunjukkan bahwa ia punya keteguhan yang cukup kuat untuk diterpa kritikan yang begitu banyak, bibirnya tak pernah mencoba untuk banyak keluarkan kata yang percuma. Bibirnya ucapkan kata yang singkat namun penuh arti.

Kekuatan tubuhnya tak pernah percuma, ketika ia mati-matian untuk keluar dari kegelapan dengan usahanya yang keras untuk menerobos kelemahan yang cukup lama ia rasakan. Kekuatan tubuhnya tak pernah percuma ketika otot-otot membuat orang-orang terkadang kagum sekaligus segan padanya, tubuh yang dulu tak pernah tahan hanya untuk menyentuh dinginnya malam.

Sekarang kakinya begitu kuat, kuat untuk menahan beban yang masih tak kunjung pergi semenjak ia pergi dari kegelapan yang melanda. Kakinya semakin kuat menahan beban sekaligus berjalan diantara lirikkan mata yang semakin manatap tajam padanya, seolah dia mencoba membersihkan namanya dari kegelapan masa lalu yang pernah ia lewati.

Pikirannya masih tetikat oleh masa kegelapan, ia masih mencobanya. Bukan untuk melupakan, tapi keluar dari sana, tapi bukan berlari dari kenyataan hanya

Komentar