MAS

Masih terbayang rasanya memanggilmu dengan sebutan "Mas"seperti panggilan orang Jawa kepada seorang laki-laki, dimana aku sudah terbiasa dengan adat Sunda yang memanggil dengan sebutan yang berbeda. Ingin rasanya menghabiskan waktu luang bersama sekaligus berbagi ilmu.

Mas, ingin sekali bertemu denganmu kita sama-sama kelilingi Tangerang tapi sungguh aku sangat-sangat ingin sekali berkeliling Yogyakarta dengan delman. Kita berkeliling mempelajari budaya Jawa yang akhir-akhir ini membuatku takjub dengan adatnya yang begitu elegan.

Panggilan hangat ini ingin sekali aku sebut saat suasana Yogyakarta yang sepertinya dingin.
 Mas tutur katamu yang sopan dengan logat jawa yang begitu kental dan sangat-sangat melekat saat kau berucap membuatku seakan ingin selalu mendengar suaramu.

Mas kalau kita bisa ketemu aku ingin sekali kita sangat-sangat dekat, pergi bersama dan semuanya bersama-sama. Tapi Mas, itu sepertinya sangat sulit. Kita berbeda. Tapi aku yakin suatu saat kita bisa bersama, bersama mendalami Indonesia kemudian setelah itu kita keluar negri.

Mas aku ingin sekali selalu berada disampingmu, mendengar segala cerita turun temurun, adat yang ada dalam darah mu. Mas kalau kita bertemu ajari aku bahasa jawa ya, biar saat kau berucap aku tak terlalu bingung untuk memahami tutur katamu yang terkadang kau campur dengan bahasa Indonesia.

Owh.. ia Mas, aku selalu berdoa kepada Allah semoga kita dipertemukan dalam waktu yang sangat-sangat tepat ya.

Komentar