Ketika Jingga Senja Datang (4)



Matanya yang berbinar menatap langit-langit kamarnya, menerawang jauh kemasa depan. Shinta duduk diantara buku-buku pelajarannya terutama buku yang sedang ada dalam pangkuannya, terabaikan. Ia asik menatap film masa depan dari imajenasinya, dengan perasaan yang masih menggebu-gebu ia mengambil handphone-nya yang tertimbun salah satu buku pelajaran. Pada layarnya yang menyala masih terlihat angka 08:01 malam yang menunjukkan jam, ia memilih untuk berseluncur di dunia nyata dan mengabaikan sesaat buku-buku pelajarannya.

“Ada apa ya ?”.

Hatinya pun penuh dengan rasa penasaran, untuk mengurangi rasa bosannya ia membuka Jejaring Sosial termasuk Facebook. Perasaan dalam hatinya sungguh terkejut ketika melihat 2 buah pesan yang berwarna kuning, detak jantungnya berpacu kencang ketika loading sudah hampir 100% dan Shinta akan temukan jawaban dari detak jantungnya.

“Haaaaaaaaaaaaaaaaaa????”.

Ternyata jawabannya adalah Kak Andre, sosok yang baru saja ia temui saat Jingga datang. Kak Andri mengirimkan sebuah pesan yang membuat Shinta sangat begitu senang.

“Hai Dek! Saya masih gak percaya kalau yang sering kamu sebut di status kamu itu saya hahahha”. 2 Jam yang lalu.

“Haaa… 2 jam yang lalu ? berarti gak lama dong”.

Dan sejak saat itu Shinta dan Kak Andri semakin dekat, dan kemudian mereka saling suka.



Komentar