Pewarna Langit Hidupku





Aku selalu menyangka warna hidup bersumber dari warna yang kita buat sendiri setiap harinya, tapi sekarang aku sadar bahwa warna hidupku berasal dari orang-orang yang hadir dalam hidupku. Mereka yang hadir dalam hidupku, mereka yang hadir mewarnai dan juga menghiasinya dengan indah walau terkadang ada beberapa yang tak kusukai dengan hiasan yang mereka buat.

Mereka melintas seolah memberi torehan indah pada langitku yang masih putih dengan awan yang menutupi, mereka melintas perlahan membuatku berharap mereka akan tetap disana untuk terus mewarnai hidupku. Langitku masih sangat kosong dan masih tersisa banyak ruang untuk para pewarna yang mungkin saja akan mewarnainya disana, dan aku berharap warna itu tak akan pernah hilang atau bahkan pudar.

Seandainya…

Seandainya, mereka yang telah masuk dalam hidupku dan mewarnainya tak akan pernah pergi dan terus mewarnai hidupku. Terus memberikan apa yang bisa mereka berikan, setidaknya terus menemani hidupku sampai ujung hayatku.

Seandainya, mereka yang masih mewarnai tak pernah letih dan lelah disana. Menorehkan warna mereka masing-masing dalam awan putih yang suci, menorehkan segala kenangan yang indah dalam hidupku atau pun bahkan dalam hidupnya.

Seandainya, mereka yang memperlihatkan tanda-tanda pudar yang seolah mulai ringan warnanya dapat aku cegah sehingga mereka tidak tinggalkan bekas yang memudar diujungnya dan kemudian pergi. Apalagi yang warnanya tiba-tiba hilang begitu saja, membuat rasa bersalahku semakin banyak. Seandainya bisa aku ingin terus membuat mereka mewarnai hidupku, aku tak memaksa. Aku hanya ingin mereka yang selalu aku anggap special.

Terima kasih untuk para tercinta pewarna hidupku, mereka yang selalu ada disaat aku butuh, mereka yang selalu menemaniku disaat apa pun, mereka yang selalu buat langitku cerah, mereka yang membuat aku tertawa, mereka yang jarang sekali datang tapi memberikan kesan tak terlupakan, dan terima kasih untuk orang yang tanpa dia sadar aku jadikan pewarna dalam langitku.

Mereka sungguh berarti, seolah tanpa mereka aku ini bagai hidup tapi mati; hidup yang hampa. Mereka sungguh aku butuhkan.

Terima kasih…
Terima kasih…
Terima kasih…

Mungkin itu yang bisa aku katakan

Ya… walaupun aku tak tau, apa aku jadi pewarna juga dalam hidup mereka ?!
Aku harap begitu!

Komentar