Maafkan Si Bodoh Ini




YA… mungkin aku jatuh terlalu keras, sehingga otakku mulai agak sedikit terganggu. Tadinya aku pikir ini karena hati atau jantungku yang sedikit terganggu, ternyata adalah pusat dari semua anggota tubuhku. Sinar itu menyilaukanku, membuat aku tak kuat menahannya walaupun rasanya sinar itu begitu menakjubkan dan itu alasan yang membuatku jatuh.

Yes, I’m sure. Aku sudah puluhan mungkin ratusan kali jatuh, namun terkadang ada “Jatuh” yang begitu keras sehingga membuatku terkadang dibuat pingsan olehnya.  Mungkin jika aku tau sinar itu akan datang aku akan menggunakan kaca mata hitam, tapi entahlah terkadang sinar itu sulit ditebak datangnya. Dan karena kebodohan itu membuat aku sendiri terlihat sangat bodoh.

You know what I mean ? sometimes you don’t know the right time will be come, so you can’t prepare for that.

So lets talk about my stupid for this problem, I hope you understand and forgive me.

Aku tau semua orang punya caranya masing-masing untuk mencintai orang yang dicintainya, I do with my way.
Apakah aku salah ?
Apakah caraku tak masuk akal ?
Apakah caraku berlebihan ?
Apakah caraku aneh ?
Apakah caraku menjijikan ?
Aku hanya bisa lakukan apa yang aku bisa lakukan, with writing. With typing something I feel inside my heart, but I don’t know when someone or someone else read my words. Mungkin aku kesulitan untuk berbicara, aku kesulitan untuk ungkapkan apa yang aku ungkapkan, karena sometime I can’t understand what I feel to come out with my mounth I just can to typing.

Aku hanya bisa menulis, aku hanya bisa itu. dan untuk bicara mungkin aku harus belajar lagi.
Apa salah aku menyukai seseorang ?
Apa salah aku menunjukkan kalau aku menyukainya ?
Apa salah aku membuatkan rangkaian kata untuk orang yang aku sukai ?
Aku salah kalau aku tak berani memulai ?
Apa aku selalu salah ?

Jujur, aku pun menyadari kesalahanku. Bodoh memang..

Bodoh telah menyukai diam-diam…
Bodoh telah jadi sok penggemar rahasia…
Bodoh telah sok puitis…
Bodoh telah beranggapan dia akan menyukai tulisanku…
Bodoh telah menyukai orang yang telah memiliki pacar...
Bodoh telah membuat hidupnya tak aman…
Bodoh telah membuat lelucon….
Bodoh telah membuat dia seakan jadi bahan omongan…
Bodoh telah membuatnya malu…
Bodoh telah menambahkan beban pikiran…
Bodoh telah membuatnya sekarang jadi menghindar…
Bodoh telah membuatnya membenci diriku…
Bodoh telah berharap aku dapat dekat dengannya…
Bodoh telah berharap dapat perhatiannya…
Bodoh telah membuat ….

Rasanya aku terlalu banyak membuat orang yang aku cinta membenciku, telah membuat mereka menjauh.  Aku hanya mencoba dengan caraku sendiri, dengan begitu aku akan terus menjadi diriku sendiri tanpa merubahnya manjadi orang lain. Tapi rasanya aku selalu gagal untuk itu, see……


How can I life without love ?

Lihatlah si bodoh ini mencoba meminta maaf menggunakan kata-kata, benar-benar bodoh!

I don’t care about anything…
I just care about how them can forgive me, when I make your life so bad, when I make many mistake, with everything I do is wrong.

Kadang aku berfikir, apa aku membuang-buang waktu menyukai orang yang aku cintai ? melakukan apa yang aku bisa untuk orang yang aku cintai ? apa waktu akan memberikannya lagi atau meminjamkan lagi waktunya?.

Kadang aku berfikir, apa pilihanku salah ? apa cinta salah ? apa yang cinta lakukan salah ? apa yang aku berikan salah ?.

Kadang aku berfikir, apa semua ini akan percuma ? apa ini mendekatkanku pada hal baik lainnya ? apa semua ini hanya satu cara untuk menguatkan hatiku ?.

Kadang kamu harus tetapkan, walaupun sulit. Karena waktu akan berputar dan semua tak akan sama seperti ditempat semula.

Dengan penuh rasa sesal, si bodoh ini minta maaf…
Dengan penuh rasa sesal, si bodoh ini mencoba membenarkan semuanya…

Sepertinya tulisan ini aneh, semacam surat terakhir dari orang yang sedang sekarang. But it’s true!. Aku mencoba untuk mati dari semua rasa penyesalan ini, aku mencoba bunuh diri dengan semua kata-kata bodoh ini…
Cuma untuk memohon maaf…

Mungkin kata-kata ini ataupun post-an yang ada didalam blog ini, my facebook, mt twitter, my instagram, semua yang pernah kutulis masih belum melegakan semua perasaan yang menumpuk didalam hatiku. Entah kenapa aku hanya berharap dengan membaca ini semua orang tau…

Terkadang hidup tak selalu mudah…
Terkadang hidup sulit ditebak…
Terkadang pilihan tak ada yang mudah dipilih…
Terkadang kamu butuh cara lain untuk melegakan hatimu..
Terkdang menangis adalah cara terbaik walau sementara…
Terkadang semuanya tak dapat diperkirakan….
Terkadang tak ada yang benar-benar…
Terkadang tak ada yang benar-benar kuat…
Dan terkadang penyesalan itu sulit diterima…

Dan satu pertanyaan lagi…
Apa kamu cukup kuat untuk menolak apa yang hati kamu mau ?


Dan begitulah aku manusia bodoh yang mencoba memohon maaf, yang mencoba meringankan berat hatinya yang sama sekali tak benar-benar berkurang, yang mencoba membuat mereka mengerti dengan hati, yang mencoba untuk dipahami atas kebodohannya…


Maaf telah membuat setitik tinta tak berguna dan mengganggu pada lembar hidup kalian. Maaf atas segala kesalahan yang terjadi saat ini, aku tak bisa menghapusnya bukan berarti aku tak mencoba. Jadi biarkan waktu yang menghapusnya dan semuanya akan terlupakan.

Untuk My Special/istimewa dan Kak Jingga



“semangat”

Komentar