Rahasia Hati


Seberapa penting hal yang biasa terabaikan ?
Seakan tak ada artinya jika diartikan
Mengalah untuk mundur demi kebaikan
Seakan tak ada pijakan sama sekali

Aku pernah berdiri ditempat itu
Bahkan berdoa didepan pintu itu
Mereka yang melihat bahkan tertawa
Seolah aku menunggu rumah yang selalu mengabaikanku

Aku pernah mengetuk
Aku pernah memanggil
Tuan rumah tak persilahkan aku masuk
Tuan rumah tak menunjukkan sambutannya

Apa seharusnya aku tak datang dan melewati rumah itu berkali-kali
Seolah rumah yang sama itu berubah menjadi sangat berbeda
Aku menyukainya
Penuh dengan kesederhanaan

Sudah tak terhitung waktu yang aku lewati
Bahkan aku sudah berbeda
Kurus, tak terurus dan terlihat menyedihkan
Namun aku tetap berdiri pada pintu itu

Hingga rasanya aku sudah lelah
Mencoba mundur tiap langkahnya
Mengantarkanku pada pandangan yang mulai berjarak
Hanya dapat melihat

Aku hampir lupa beberapa detik
Hingga rasanya aku melihat sosok dari kejauhan
Sosok yang berdiri tepat didepan pintu itu
Aku melihatnya dari kejauhan

Aku melihatnya lagi
Tapi ada yang berbeda
Gorden rumah telah terbuka
Dan kemudian jendela pun sudah terbuka

Aku hampir lupa beberapa menit
Aku melihatnya lagi
Sangat-sangat jauh berbeda
Kali ini pintu telah terbuka

Aku melihatnya lagi
Melihat ketika sosok itu dipersilahkan masuk
Disambut senyum yang ku impikan
Dan disambut pelukan yang aku inginkan

Aku ingin berlari
Tapi hutan telah aku lewati
Tapi lautan telah aku seberangi
Tak mungkin keluar angkasa

Aku ingin mendekat
Mengedor pintu yang pernah aku sentuh cukup lama
Merusak rumah yang selalu aku impikan
Aku tak sejahat itu

Aku cukup menyimpannya sendiri
Walaupun seberat dunia ini, tapi masih dapat aku kantongi
Walaupun keluhan selalu keluar, aku harus tetap melangkah
Menyusuri hutan dan menyeberangi lautan

Entah aku masih bisa bangkit lagi atau tidak
Entah aku masih bisa berenang lagi atau tidak
Entah aku masih bisa berjalan lagi atau tidak
Dan entah aku masih hidup lagi atau tidak

Komentar