You're My Sunshine?





Rasanya aku hampir buta
Karena hanya kegelapan yang ada
Semuanya sudah tak tertata
Seperti berhamburan semua yang ada

Aku sudah buka ribuan pintu itu
Pintu yang samar-samar didepan
Bersama semua perasaan yang tak menentu
Juga semua hal yang kuhadapkan

Pintu itu kosong
Kadang berpenghuni ketakutan
Seolah suara tangis merorong-rorong
Atau juga hanya kegelapan

Apa aku harus bersandar pada bangku yang rapuh?
Ditemani kegelapan dan kesendirian
Seolah tak pernah sampai walau terus mengayuh
Mencoba lari dari kegelapan dan kesendirian

Hingga satu pintu yang tak kuduga
Sama-sama samar-samar
Dengan rasa takut yang masih mengganggu
Aku mulai gusar

Apa dia sama dengan isi pintu yang lain ?
Yang hanya singgah dan kemudian pergi
Apa dia sama dengan isi pintu yang lain ?
Yang hanya datang kemudian pergi lagi

Aku pernah hampir buta melihat langit yang gelap tanpa hiasan
Tanpa bintang dan tanpa bulan, hanya gelap
Kosongnya perasaan yang hanya kiasan
Hanya gelap tanpa indahnya gemerlap

Dan aku pernah rasakan hangatnya senja
Tapi angin hanya melintas, seolah tak ingin temani
Dan aku pernah rasakan sejuknya senja
Tapi rasanya sendiri, tak ada yang menemani

Apa dia sinar yang membuatku berani untuk bangun ?
Apa dia sinar sang penuntun arah ?
Apa dia akan membantuku naik ketika aku turun ?
Apa dia akan menuntun arah ?

Apa dia matahari yang selalu membuatku bersukur ?
Bersyukur atas hidup yang baru dimulai
Apa ini waktunya yang selalu aku ukur ?
Cukup lama dan akhirnya dimulai


Aku harap kamulah matahariku
Yang selalu aku harap untuk menghapus gelap
Aku harap kamulah matahariku
Yang selalu aku harap kadang untuk menghilangkan gelap

Menemaniku ….
Mencari jalan...
Berjalan bersamaku... 
Di sepanjang jalan...

Komentar