Do You Know ? #01




Untuk pertama  kalinya kali ini (Saya, Aku, Gue) untuk menulis atau bisa dibilang curhat tentang hal yang sudah ada atau tercetak, atau terekam didunia ini, karena ini bisa dibilang kesimpulan dari (Saya, Aku, Gue) tentang hal yang sudah (Saya, Aku, Gue)  ketahui.

Kali ini pengen bahas buku yang baru aja beli bulan kemarin dan baru saja selesai dibaca, buku yang menurut SAG itu seru banget yaa entah kenapa seru aja. Mungkin karena SAG kepingin jadi seorang psikolog kali ya (abaikan) jadinya pingin belajar dikit tentang hal-hal yang bersangkutan dengan hal ini.

SAG sangat tertarik dengan materi yang mempelajari bagaimana mengetahui sesuatu dari seseorang tanpa orang beritahu, asik bukan ? tapi dari pembelajaran itu tidak langsung dapat dipraktekkan dengan orang yang masih amatir. Tau kenapa ? karena belum tentu benar dan orang yang sedang dia tebak akan aneh dan jijik melihat tingkah orang tersebut.  Semoga SAG tidak termasuk didalam orang-orang tersebut.

Dari buku ini yang paling membuat SAG ini senyum-senyum, gangguk-ngangguk sendiri, ketawa-ketawa sendiri juga iya-iya sendiri itu tentang ‘Pikiran Ulung’. Disini  terbagi dalam 9 tipe manusia atau bisa disebut 9 tipe alamiah manusia, yang dimiliki manusia yang ada di bumi ini entah dengan manusia yang berada diluar angkasa (emangada ?). OK kita mulai saja!

Perfeksionis (The Reformer)
Mungkin ini tipe yang paling umum ya apalagi orang-orang bisnis yang selalu ingin jadi sempurna dari segi apapun, ya walaupun didalamnya pasti akan ada kurang dan lebihnya.

Orang dengan tipe ini dimotivasi oleh kebutuhan untuk menjalani hidup dengan benar, termasuk memperbaiki diri sendiri dan lingkungan sekitar. Ia memebang etika, bisa diandalkan, produktif, bijaksana, idealis, adil, jujur, teratur, dan disiplin diri.
Yang terburuk dari tipe ini adalah ia kerap menghakimi, tidak luwes, dogmatis, obsesif-kompulsif, gamar mengkritik orang lain, terlalu serius, cenderung menguasai, gelisah, dan pendengki.
Didalam pergaulan ia memiliki dedikasi, sarat dengan pertimbangan, dan gemar membantu, tidak berat sebelah, dan memiliki selera humor yang bagus. Keburukan tipe ini dalam pergaulan adalah ia gemar mengkritik, suka mendebat, kerap mempersoalkan hal-hal remeh dan amat sulit berkompromi, memiliki ekspektasi yang tinggi terhadap orang lain akibatnya mereka pun kerap kecewa pada banyak hal.

--Setelah saya membaca tipe ini SAG tau ini mungkin salah satu tipe SAG, kenapa ? kerena SAG itu mau semuanya sesuai dengan yang SAG pingin, seistimewa yang SAG harapkan pada semua hal. Pada kenyatannya kadang SAG selalu kecewa jika semuanya gak sesuai dengan yang SAG harapkan dan itu yang membuat SAG kadang merasa bersalah kenapa semuanya tidak  berjalan seperti apa yang SAG harapkan dan ini yang mambuat SAG akhirnya makan hati sendiri.—

Penolong (The Helper/ Giver)
Orang dengan tipe ini dimotivasi oleh kebutuhan untuk dicintai, dihargai, juga untuk mengekspresikan perasaan positif mereka kepada orang lain. Tipe ini lebih kepada wanita dibanding laki-laki.
Ia mengasihi, memperhatikan, bisa beradaptasi, berwawasan, murah  hati, antusias, dan mampu menangkap apa yang orang lain rasakan.
Yang terburuk dari tipe ini adalah bersikap bisa tidak terus terang, manipulative, posesif, histeris, terlalu terpengaruh oleh orang lain. Didalam pergaulan bahwa ia penuh perhatian, menghargai orang lain, murah hati, hangat, jenaka, dan mengasuh. Mampu untuk membuat pasangannya merasa istimewa dan dicintai.
Dikarenakan tipe penolong ini kesulitan untuk meminta secara langsung, mereka cenderung memanipulasi demi memperoleh yang mereka inginkan. Tipe ini juga sulit untuk berkata “Tidak”. Merasa terbebani karena terlalu banyak berbuat untuk orang lain, mereka tidak melakukan sesuatu yang benar-benar mereka sukai utnuk diri mereka sendiri lantaran takut di cap “egois”. Mereka pun bisa kesal karena orang lain tidak memperhatikannya sebesar yang mereka lakukan untuknya.

--Mungkin setiap orang memiliki tipe ini, termasuk SAG. Dan bisa aja ada yang gak punya karena orang itu tidak mempunyai rasa empati sama sekali dalam dirinya. Disini cukup jelas, namanya aja Penolong tentu rasanya pengen selalu punya perasaan untuk selalu menolong orang walaupun sulit tapi seengganya mencoba untuk menolong bukan ?. Tapi tipe ini juga termasuk tipe SAG, kenapa ? karena dengan menolong orang SAG harap dapat sesuatu dari orang tersebut seperti contohnya yang disebutkan diatas. Kadang juga SAG merasakan apa yang ditulis diatas, yaitu kadang merasa SAG itu tidak mendapatkan apa yang SAG harapkan karena SAG itu terlalu menggunakan persamaan, denotasi, pribahasa, atau kata lain sehingga orang juga akan salah paham atau bahkan akan gak ngerti sama sekali jadi SAG minta maaf atas manipulasi ini ya—

Pemburu Prestasi (The Achiever)
Dimotivasi oleh kebutuhannya untuk menjadi orang yang produktif, meraih kesuksesan, dan menghindari kegagalan. Sisi terbaik dari tipe ini adalah mereka yang optimis, yakin, rajin, efisien, berinisiatif, energic, dan praktis. Dan yang terburuk dari tipe ini adalah mereka kerap memperdayakan, narsistik, pamer, hampa, over-acting, pendendam, dan terlalu bersikap kompetitif.
Susahnya jadi tipe ini adalah kerap menghadapi ketidak efisienan dan ketidak cakapan. Mereka juga takut dan khawatir dipandang tidak sukses, mereka membandingkan diri mereka sendiri dengan orang yang bekerja lenih baik sehingga menambah tekanan bagi perasaannya. Dan satu lagi yang paling melelahkan adalah mereka selalu menuntut diri mereka sendiri untuk selalu siaga.

--Disini SAG juga merasakan hal yang sama, kenapa ? karena SAG itu orangnya gak mau dikalahin walaupun emang selalu kalah (uhhh) rasanya itu lelah memang seperti dikejar-kejar pelajaran yang harus selalu bernilai bagus, padahal pada akhirnya nilainya rata-rata karena hambatan tiba-tiba lupa atau pun pusing karena belajar sampai begadang. Merasa sedih bahkan frustasi karena dijatuhkan satu tingkat dengan orang lain yang sebelumnya ada 3-4 tingkah dibawah SAG. Semuanya harus dibuat sekompetitif banget sampe gak boleh ada orang yang tau apa yang sedang SAG kerjakan—


Romantis ( The Melancholy)
 Dimotivaso oleh kebutuhan untuk dipahami perasannnya oleh orang lain. Mereka gemar mencari makna kehidupan dan menghindari citra diri yang datar-datar saja. Dapat diartika juga sebagai The Individualist.
Sisi terbaik dari tipe ini adalah bahwa mereka hangat, berbelas kasihan, introspektif, ekspresif, kreatif, intuitif, mendukung, lembut, mereka mudahh memahami perasaan orang disekitarnya. Sedangkan sisi terburuknya adalah mereka sering depresi, rendah diri, dikuasai rasa bersalah atau mengasihi diri sendiri, sok moralis, merekasa terkucil, keras kepala, moody, dan tenggelam dalam pikiran sendiri. Mereka memiliki ekspektasi yang sangat besar terhadap dirinya juga kehidupannya.

--Mungkin ini hanya dimiliki oleh beberapa orang, ya termasuk SAG sih hahaha. Kenapa ? (ini sebenenernya terlalu personal sih, tapi untuk pembaca apa sih yang engga). SAG seneng banget cari makna dalam hidup ini, dari semua segi kehidupan entah itu cinta, kasih sayang, penyesalan, kesedihan dll. Dan kenapa bisa sampai depresi ? karena mencari makna itu sulit hingga rasanya tenggelam dalam pikiran sendiri, kemudian menyalahkan diri sendiri yang membuat perasaan terkucil dan rendah diri melekat pada SAG dan itu adalah alasan kenapa SAG kadang suka gila sendiri. Dan karena mood yang selalu berubah ubah juga ide yang suka silih berganti berdatangan membuat SAG itu punya ekspektasi (khayalan) yang besar padahal dalam kenyataanya NOL—


Pengamat ( The Investigator)
 Dimotivasi oleh kabutuhan untuk mengetahui dan memahami segala sesuatu. Sisi yang terbaik adalah mereka itu analitis, berpendirian teguh, sensitive, bijaksana, objektif, mudah untuk memahami, dan pribadi yang mandiri. Dan yang terburuk dari tipe ini adalah mereka sok pintar, kikir, keras kepala, menjauhkan diri, mengkritik orang lain, mudah menyerah, dan kerap bertentangan dengan orang lain.
Susahnya menjadi tipe ini adalah mereka biasanya lamban dalam melontarkan pengetahuan dan  pandangannya. Menganggap dirinya buruk saat bersikap defensive atau ketika merasa orang lain lebih tahu segalanya. Mereka kan merasa tertekan bersama orang-orang di saat tidak menginginkannya.
Mereka juga tidak suka menyaksikan orang lain yang memiliki kemampuan bersosialisasi lebih baik tapi kecerdasan atau kemampuan teknisnya tidak begitu baik, tetapi lebih sukses dari dirinya. Sulit megutarakan pikirannya menurut timing yang tepat.

--Kenapa SAG juga salah satu dari tipe ini, mungkin karena point yang ada yaitu tentang engga sukanya ketika melihat orang yang sukses padahal usahanya lebih kecil dari yang SAG lakukan. Kedengarannya aneh si emang tapi ini memang terjadi, rasanya itu kayak lanjutan dari tipe perfeksionis, yang usaha nya besar banget yang harepin  kesempurnaan dari pengejar prestasi yang selalu mengamati semuanya dengan baik namun pada akhirnya hanya dapat mengamati keusksesan orang lain yang usahanya dan perfeksionisnya gak terlalu ditonjolin. Dan lagi-lagi SAG makan hati sendiri kwkwkw.—

Komentar