Celotehan #01









Semakin umur bertambah, beban pikiran pun akan bertambah pula. Sekarang bukan lagi memikirkan bagaimana bahagia tapi bagaimana dapat terus menjalani hidup yang akan menjadi sangat sulit dari sebelumnya, bagaimana dapat bertahan hidup dari segala masalah dalam aspek kehidupan yang sangat banyak dan beragam. Dan dalam banyak aspek itu masing-masing memiliki masalah yang tidak terhitung jumlahnya, bagaimana rasanya merasakan masalah dalam satu aspek ditambah masalah dalam aspek yang berbeda.


Akan ada aspek yang akan redup atau berkurang, tidak ada lagi manja, tidak ada lagi malas dan tidak ada lagi rasa menutup diri dari dunia yang sangat besar ini. karena umur bertambah, pola fikir pun akan berkembang menjadi lebih berkembang tanpa meninggalkan jati diri masing-masing.Pola fikir pun terbentuk dari apa yang berada di sekeliling dimana kamu tinggal, mulai dari lingkungan terkecil seperti keluarga hingga yang paling besar yaitu masyarakat sekitar.


Hal atau aspek yang tidak akan terlepas dari manusia, hal yang paling mendasar, dan hal yang sangat sensitive bisa dibilang begitu karena beberapa persen dari yang kita bicarakan adalah tentang  CINTA. Mengapa cinta ? menungkin menurut saya hidup ini tentang bagaimana sukses dan memiliki sebuah keluarga, dan itu sebabnya mengapa cinta berperan cukup penting dalam hidup. Karena berperan cukup penting, masalah dalam percintaan terkadang membuat beberapa hal yang tidak masuk akal menjadi sangat masuk akal. Permasalahan dalam cinta membuat efeknya sangat berpengaruh dalam hidup sehingga membuat beberapa masalah harus menanggung  resiko yang cukup berat misalnya hingga terjadi pembunuhan.


Beberapa waktu yang lalu, saya membuka akun istagram dan melihat sebuah postingan tentang islam yang tengah memperbincangkan masalah “Pacaran”, postingan itu sungguh membuat saya berfikir tentang hukum pacaran dalam agama islam. Memang sih… tidak ada salahnya berpacaran dalam batas normal, tapi bagaimana kalau melewati batas normal ? tau sendirikan resikonya. Dalam postingan itu memperbincangkan antara Pacaran dengan komitmen. Seru!. Ternyata memang benar, memang didalam sebuah hubungan terdapat sebuah komitmen yang dibarengi dengan suatu status yang terpasang antara 2 orang manusia yang berbeda jenis kelamin. Tapi mungkin dalam perbincangan itu komitmen yang diambil sangat berbeda, kenapa ? karena dalam komitmen yang dimaksud adalah memang dalam sebuah status tetapi perbedaannya adalah bagaimana cara menjalankannya, memang terasa jika melaksakannya akan seperti seorang sahabat karena memang dibatasi untuk saling bertemu dan menghabiskan waktu bersama namun didalamnya sudah terikat janji yaitu komitmen untuk bersama pada saat yang ditentukan. Komitmen ini bisa dengan  cara membuat janji untuk masa depan, seperti “Kita sama-sama berjuang, hingga waktunya tiba aku siap lamar kamu kalau kamu udah selesai kuliahnya!”. Siapa yang gak meleleh dengar kata itu, yang diucapkan seseorang yang bener-bener serius untuk membuat ikatan tanpa harus mengingat dengan erat.


Mungkin dengan masa modern yang terus berkembang, membuat masa pendekatan harus ditambah untuk itu mungkin pacaran menjadi salah satunya. Mungkin dalam islam yang lebih baik itu pacaran setelah menikah, karena sudah halal. Tapi karena masa modern semakin banyak orang yang ragu akan pasangannya, harus mengetahui seluk-beluk dan kehidupannya. Semakin modern semakin pintar acting!!


Membicarakan komitmen, mungkin hanya rencana manusia. Memang begitulah manusia, hanya dapat merencanakan dan menjalankannya dengan sebaik-baiknya, dengan ikhlas dan sepenuh hati. Bagaimana dengan kedepannya ? siapa yang tau ? siapa yang bisa mencegahnya ? hanya Allah yang tau.


Terkadang rasa takut terabaikan dengan banyak perasaan dan keadaan yang berada didunia ini, tapi coba rasakan kembali rasa itu dan diam sejenak dalam kesunyian ? banyak sekali rasa takut yang akan kamu rasakan yang datang perlahan.


Ketika kamu benar-benar melihat seberapa besar dunia ini, kamu akan sadar sebanyak itulah kemungkinan yang akan terjadi dalam hidup ini.


Dan sebanyak itulah pelajaran hidup yang akan kamu terima.



Semakin umurmu bertambah, banyak hal yang akan kamu ingat dan kamu lupakan. Tentang rasa sakit, cinta, penyesalan dan kesempatan dalam hidup.
Open your eyes

Komentar