Begini Nih!!!



Hari ini hari selasa, tanpa sadar aku bangun siang. Tapi jangan aneh ya karena memang aku sedang halangan  di awal pertama bulan puasa, sedikit menyebalkan tapi mau dibagaimanakan lagi yang penting shola ied nanti tidak ada halangan apapun. Niatnya saur pengen ikut saur, tapi tidur jam setengah 12 itu membuat mata rasanya beratttttttttttttttttttttttttt… banget dan badan dua kali lipat berat banget untuk bangun jadi niat untuk ikut saur engga jadi deh…

Kemudian setelah mata terbuka pada pukul setengah 8 pagi, dengan sangat malas aktivitas yang pertama dilakukan adalah (kalian pasti sudah pada tau dong ya) Yap!!! Buka instagram duluu….. lalu facebook, twitter, yahoo dan bbm. Waktu lagi santai-santainya baru keinget belum nulis lamaran kerja sedangkan pas diliat temen aku sudah menanyakan aku sedang ngapain. Shock dong yaaaaa… dengan gerakan slowmotion sambil masih megang hp aku menyiapkan beberapa lembar folio dan pulpen.

Mulai merangkai kata..
Owhh… ia kakaku kan pasti punya kertas bekas lamaran kerja yang salah jadi yaa… buka lemari dia dulu untuk mencari kertas itu sebagai acuan dan juga contoh…
Perihalnya tentang lamaran pekerjaan, kepada HRD personalia dan selanjutnya.
Tapi tunggu!sudah setengah jalan kok tulisan aku jelek banget sih, gede-gede banget kayak gajah mending gajahnya bebas lemak nahhh kalau lemakkan behhhh jadinya bebelipet…
Okkk ganti kertas baru.. ngulang dari awal…
Yang bertanda tangan dibawah ini (berhenti sejenak), aku lupa kata guru bahasa Indonesia enter kebawah dalam satu paragraph itu hurufnya kecil untuk “n” dari nama, tapi kata guru kejuruan kalau enter kebawah harus “n” nya huruf capital. Jadi… aku harus ngiblat yang mana…
So…. Ganti kertas lagi karena tadi niatnya mau huruf kecil semua untuk awalan huruf bada biodata tapi pas nulis “alamat” malah “Alamat”.
Ini sudah kertas ke 3, semoga sih gak salah lagi… sudah aku tulis pelan-pelan menggunakan perasaan yang sangat mendalam dan pasti sambil melihat contoh punya kakakku yang disejejerkan dengan apa yang aku tulis….
Tapii….
Lagiiiii
Dan ….
Lagi…..
Saat menulis nama sendiri malah nulis naman kakakku……
Arghhhhh…. Kesel banget bangett bangettttttt…. Ya Allah cobaan banget sihhh…..
Aku sudah hampir putus asa ketika melihat persediaan kertas folio di map…ternyata sudah habis, dengan 2 kertas tersisa, yang satu untuk lamaran dan yang kedua untuk daftar riwayat hidup jadi ini kesempatan terakhir untuk menulis yang sebenarnya.
Dengan segala nafas yang terhembus dan bismillah yang terucap, aku memulai lagi untuk menulis. Tulisannya masih jelek tapi mau gimana lagi ini sudah jelas tidak ada gantinya lagi…  beli pun gak mungkin waktu sudah menunjukkan pukul setengah 9 pagi dan temenku pun sudah mau berangkat kerumahku…
Aku belum mandiiiiii Ya Allah….. dengan segera aku mandi
Tapi perut kok perih yaaa…. Laper-laper gitu, setelah melihat kedapur rasanya cacing-cacing sudah sedikit tenang melihat ada lauk untuk makan pagi walaupun nasinya keras karena setelah saur mungkin aliran listriknya dicabut.
Temanku sudah sampai rumah… untuk rencana pertama kita, kita berfikir untuk beli map didekat sekolah entah kenapa milihnya dideket sekolah padahal yang lebih deket sudah pasti buka.
Motor melaju dengan sangat kencang, melewati pertigaan dan melaju lagi..
Namun tiba-tiba hati ini berdegub kencang, aku panic… apa yang nanti akan terjadi tapi…. Deguban ini semakin kencang ketika temanku berkata apakah toko itu buka *jengjengggggg
Beberapa meter lagi sampai dan jantung ini semakin berdetak kencang…..
Ternyata…..
Tutupp!!!! *hati ini sungguh kecewa
Setelah harapan yang palsu itu aku san temanku berniat untuk membuat surat keterangan dokter deket perapatan kantor. Sudah sampaidi apotik itu, ibunya juga sudah memberikan buku untuk diisi berat badan, tinggi badan dllnya itu.. tapi setelah menunggu beberapa menit setelah ia masuk keruangannya untuk menulis ibu itu keluar dengan muka yang anehhhhhh sekali
“Maaf ya neng kertasnya abis, palingan ada nanti sore!!”.
Hellow ibu….. kemarin kita sudah kesini dan bilangnya nanti sore padahal sekarang udah keesokan harinya ibuuu….
Aku kecewa lagiiiii lagiiii dan  lagiiiiiii….
Ahh… padahal kemarin sudah kecewa karena kertasnya abis ditambah kemarin kehujanan…
Dengan pilihan yang tidak ada lagi, aku dan temanku memilih untuk ke apotik yang didekat puspita. Dan alhamdulilillahnya ada dokternya, karena memang kebetulan kemarin dokternya tidak ada.  Untung saja dokternya ada, aku yang tadinya tidak ingin buat surat keterangan dokter lagi malah berniat membuat lagi karena memang doternya lucu dan asik.
Setelah periksanya selesai, aku dan temanku langsung keluar untuk menuju kasir. Belum mengeluarkan uang dari dalam dompet dokter tadi memanggil kami untuk melakukan tes buta warna. Hahahah dokternya itu loh yang lucu, sampe manggil lagi, sampe buru-buru ngambil buku didalam lemari yang bersebelahan dengan ruang prakteknya.
Aku dan temanku pun menuju rumah temanku untuk persiapan menuju perusahaan dimana kita akan menyimpan lamaran kerja, dengan penuh semangat karena kemarin temanku bilang kita akan menaiki getek.
Hayooooo apa itu getek ? kwkwk ituloh alat transportasi sederhana untuk menyebarangi sungai yang bisa terbuat dari bamboo atau perahu. Tadinya mau selfie tapii takut nyebur hpnya kwkwkwk
Seneng banget bisa naik getek, mengingatkan kembali pas dibali naik perahu untuk ke pulau penyu asikkkk bangettt. Tapi untuk yang satu ini sedih karena ini pake tenaga manusia terutama pada saat aku nyebrang itu yang narik tali padalah kakek kakek tua… sedih liatnyaaa…
Sampai jugaaaaaa ditepian dan melanjutkan kembali perjalanan yang harus ditempuh dengan menaiki tangga penyebrangan jalan, aku sih tenang karena memang aku sedang tidak puasa  tapi aku tidak enak dengan teman sekaligus sahabatku ini yang sedang puasa dengan wajahnya yang mulai memucat dan nafasnya yang sudah kehabisan itu. setelah menyebarang kami pun menaiki angkutan umum.
Akhirnya sampai juga…
Tapi kami harus manaiki lagi tangga penyebrangan karena memang letak perusahaannya disebelah kanan, aku pun tak hentinya memberikan semangat kepada temanku yang tengah berpuasa.
Sudah menapakkan kaki dibumi dan langsung mendekati seorang satpam yang tengah berdiri.
“Pak saya mau tanya, disini ada lowongan pekerjaan ?”.
“Engga ada…”
“Serius pak engga ada ?”.
“Engga ada kalau ada ada pemberitahuannya!”
“Terus kalau abis lebaran ada gak pak ?”.
“Kurang tau deh neng ….”.
Sebelum pergi aku menanyakan kembali untuk yang terakhir kalinya kepada bapak satpam yang imut ini, yang cadel ini kwkwkwk
“Bener ini pak engga ada ?”.
“Iya neng!”.
“Yaudah ya pak makasih!”.
Dengan kekecewaan lagi kami pun bergegas untuk pulangg denganrasa haus yang semakin terasa ketika panas sudah mulai menyengat…. Dengan perubahan wajahnya yang sangat drastic aku mencoba menggodanya agar tidak bĂȘte hahha temanku ini lucu sekali , ya walaupun aku tau dia sedang puasa .
Pengalaman terasik dalam hidupku, yang baru aku rasakan..
Jadi memang pada intinya, jadi gila itu asik, iseng itu kocak, dan nekat itu gokil. Saat pertama kali kalian melakukan kesalahan kalian akan tau mana yang benar dan mana yang salah, itu sebabnya pengalaman memang sangat menjamin diri seseorang untuk belajar dari kesalahan dan tidak mengulangnya kembali.

Dari cerita ini gak ada intinya sama sekali, tapi berharap banget bisa bikin kalian tertawa. Aku senang bila membuat kalian tertawa dan bahagia…..

Komentar