I Don't Like About Counting



Mungkin dalam matematika atau akutansi ataupun ekomoni yang menggabungkan matematika dan akutansi hitung menghitung itu penting, terutama ilmu pasti pasti akan selalu ada dalam kehidupan. Entah bagaimana kalau kita hidup dengannya atau tidak, apakah akan berdampak ?. Mungkin kesuksesan seseorang tidak ada yang tau akan seperti apa, bisa saja yang tadinya iseng-iseng jadi beruntung atau yang tadinya belajar ini suksesnya di ono. *Onopotoh?

Begitu pun dengan hidup, tidak akan terhitung lagian siapa juga yang mau ngitung kecuali menghitung umur sendiri hahaha. Jadi yang akan kita hitung adalah pengalaman kita, jadi dalam tulisan kali ini ana akan sedikit curcol karena memang pas lagi ngetik ini lagi galau kwkwk galau abis.

Ok ana mulai yaa….
Dari judul postingan yang bertuliskan “I don’t like about counting”. Untuk beberapa orang yang kenal ana secara langsung dalam kehidupan sehari-hari mungkin akan maklum dengan ketidak sukaan ana dengan hal yang bertuliskan angka, kenapa sih ?. Mungkin karena ana tidak terlalu suka hitung-menghitung, pokoknya yang berkaitan dengan angka lah pokoknya. Karena emang ana itu sukanya hal yang berbau dengan seni dan bahasa jadi yaa berlainan banget kan ya sama ilmu pasti dan angka-angka.

Jadi kenapa I don’t like about counting…
Dalam kehidupan sehari-hari emang gak mungkin untuk ngitung uang setiap harinya, yakan ?. Tapi untuk ibu rumah tangga  sih tidak masalah karena ngitung uang sendiri, tapi untuk akuntan yang otaknya bener-bener cool banget menurut ana yang mampu ngitung uang orang lain hahah karena otak ana tidak bisa seperti itu, tapi semoga aja belajar kelak saat menjadi ibu rumah tangga.

Dalam hal perasaan… ( ini sensitive banget yahhh )
Mungkin kebanyakkan orang akan berfikir kalau perasaan itu tidak penting, karena emang yang bilang itu juga punya perasaan sendiri yang dia juga harus jaga. Tapi menurut ana untuk hal ini, yang ana alamin itu kita gak perlu menghitung rasa sakit walaupun dalam kenyataannya ketika sekali merasakan rasa sakit yang datangnya tiba-tiba semua kenangan rasa sakit itu akan diplayback, bener-bener di playback dari rasa sakit yang pernah kita alami. Memang menyakitkan untuk dirasakan, tapi entah bagaimana untuk menghilangakn itu semua. Ana pernah liat di instagram, kalau ada obat yang mampu menghilangkan memory jangka panjang terutama pengalaman pahit. Tapi kalau ana pikir-pikir lagi, memory jangka panjang termasuk pengalaman pahit juga penting untuk membangun kekuatan diri namun tergantung juga gimana kita menyikapi pengalaman pahit itu. Jadi kita gak perlu mengitung berapa kali kita jatuh atau sakit, semakin menghitung semakin kamu akan tambah terjerumus untuk menambah angka tersebut. Sebaliknya, kenapa tidak menambah angka untuk kekuatan kamu ?.

Kita tidak perlu menghitung berapa banyak huruf yang terangkai untuk menyimpulkan apa yang kita terima, kita hanya perlu membiarkannya terucap lalu menelaahnnya saja. Ana tidak dapat menghitung jumlah manusia didunia ini, bukannya tidak perduli. Ana hanya takut jika ana menghitung satu persatu  ana akan mengabaikan semua masalah ana apalagi masalahnya berat banget. Begitu pun dengan bintang, ana tidak perlu mengitungnya karena memang bintang itu tidak terhitung, jadi yang ana simpulkan bahwa bintang itu tetap indah dan temannya bulan.

Dan untuk banyak perasaan yang macam-macam dan tak terhitung, banyak kata yang tak terhitung apalagi tersampaikan. Dan untuk tulisan yang sedikitnya menyisipkan curhatan ana, ana harap ini jadi tulisan yang menarik untuk antum antum sekalian.

Mungkin ana bukan manusia yang sempurna, tidak begitu cantik ketimbang perempuan yang berada diluar sana, ana masih memperbaiki diri ana, karena ana ini hany manusia biasa yang berbuat salah dan berkata salah ana minta maaf yang sebesar-besarnya.

Dan dari tulisan yang berjudul “I don’t like about counting” ini, intinya
Dari semua masalah dan rasa sakit yang diderita itu bukan karena kamu selalu jadi biang masalah atau tempatnya orang-orang menaruh sakit padamu, itu karena untuk memperkuat dirimu, menjadikanmu makhluk yang lebih tegar dan lebih kuat lagi…

Sampai jumpa lagi di postan berikut nya yaaa reader setiaku..

Kalau untuk ngombol atau chat sama ana bisa kirim email J

yuniarti.rina@yahoo.com

Komentar