Efek Nonton Sabtu Bersama Bapak

Hai Guys...
Welcome to my weird world yaaa....

Kali ini mau post curhat *lagilagicurhat

tapi makasih yang udah mau baca sampai selesai karena tulisan kali ini sangat-sangat membingugkan ana harap kalian gak pusing ya bacanya hihihi

Ok check this out...



Aduh tadinya itu Cuma pengen naro lamaran doang, dan pada akhirnya berfikiran untuk nonton sekalian dan uang simpanan juga masih ada jadi ana dan sahabat ana berfikir untuk melanjutkan rencana ana dan sahabat ana.

Semuanya dimulai dari jam 8 pagi, dari yang teman ana nyamper kerumah untuk berangkat bareng dari rumahnya yang Cuma naik 1 kali angkot karena setengah perjalanannya sudah dilewati saat sahabat ana nyamper kerumah dan kita naik sampan/ perahu untuk menyebrangi sungai cisadane. Kalau dibilang lebay, iya. Dibilang norak, iya. Dibilang seneng juga iya, kenapa ? karena karena sebelumnya untuk pernah naik dan ini yang kedua rasanya masih belum bosen. Karena seru banget naik perahu / sampan itu yaaa… walaupun pemandangan sungai ciliwungnya sedikit kotor tadi rasa deg-degan nya itu yang bikin nagih untuk naik lagi hahaha.

Kita pun meluncur untuk segera nyamperin perusahaan yang pengen kita taro lamarannya, setelah sampai takutnya satpam gangnya kenal kita karena memang sebelumnya pernah datang takutnya salah jadi kita berdua memakai masker dan masuk jalan kaki kedalam kawasan yang lebih dalam dan bertemu dengan pos satpam yang lebih keren hahahah dan disanalah kita menyimpan lamaran yang ternyata kotaknya penuh dengan name tag non pengalaman hihi sedih sihh tapi ya positif thinking aja.

Segera meluncur untuk pergi kesalah satu mall dikota Tangerang, kita kesana tepat jam setengah 10 dan ternyata belum buka juga dan kita harus nunggu  sampe dirasa salah satu pintu mall itu terbuka entah pintunya terbuka atau dipecahin karena di pintu utama udah banyak banget yang nungguin. Dan Alhamdulillah ternyata pintunya terbuka juga hahaha

Dan yang paling sedih tempat dimana kita nonton juga belum buka, dan bukanya itu jam setengah dua belas. Ana udah agak kesel sih, tapi untungnya ana bisa bujuk temen ana untuk engga kesel jadi ya kita ngomongin kamu…. Iya kamu…..
Pokoknya hari itu banyak banget hal yang bisa dipetik, dari yang tentang pengorbanan dari cerita sahabat ana, tentang kepercayaan dan keyakinan dan juga pelajaran hidup lainnya. Dan bukalah bioskop itu, dan tau gak…..? kebanyakkan yang nonton itu anak kecil semua, ya kira-kira kelas SD akhir sampe anak SMP dan ketebak mereka akan nonton apa. Yaa kalau bukan ILY atau gak koala kumal, dank arena ana gak tertarik sama itu film dua jadi ana memilh untuk menonton film Sabtu Bersama Bapak.

Film yang dari trailernya udah kepengen banget untuk ditonton dan akhirnya terwujud setelah sebelumnya sudah nonton Rudy Habibie yang keren banget itu. Dari trailernya sih bikin penasaran ceritanya tentang apa, dan siapa aja permainnya, dan sekarang ana tau !! hihi

Jadi ceritanya gini…

Awal cerita Bapaknya ngasih surat ke ibunya yang ternyata surat pemberitahuan tentang kanker mereka berdua shock dan disanalah Bapaknya berinisiatif untuk membuat rekaman yang mungkin akan sangat banyak karena diputar setiap hari sabtu sampai mereka menikah.
(Pengen rasanya punya anak kayak Satya dan Sakka, yang masih kecil udah paham tentang keadaan yang masih kecil yang sudah ditinggal oleh Bapaknya)
Kemudian Satya dan Sakka pun tumbuh dengan sangat cepat. Bapaknya pernah bilang kalau anak-anaknya harus tumbuh menjadi anak yang selalu setia menemani Ibunya, jangan pernah buat Ibunya merasa sendirian dan untuk Ibunya yang dipanggil “Neng” menyarankan untuk membuka restaurant.
Mereka pun benar-benar membuka restaurant, dan disanalah Satya bertemu dengan Risa yang nantinya menjadi Istri Satya. (Pokoknya pas nembak itu adegannya unik banget) . Akhirnya Satya harus pundah keluar negri untuk kerja, begitu pun Risa. Disini lebih dominan ceritanya Satya yang udah berumah tangga, dari yang ceritanya mereka berantem karena 2 anak mereka ilang pada saat dititipkan kepada bibinya yang membuat Satya marah karena secara diam-diam Risa juga ikutan kerja. Dari Risa diam-diam olahraga karena pengen menjadi istri yang kuat ngurus keluarga sampai yang belajar masak untuk Satya.

Untuk Sakka yang masih jomblo sampai umur 30 tahun yang di Ceng in sama bawahannya karena masih jomblo yang membuat dia pasrah sama keadaan, Sakka pun bertemu dengan sebuah sepatu Highheel yang ditemukan pada saat ia selesai sholat. Sakka itu cupu banget, sampe pas adegan lucunya itu bener-bener lucu. Ia gagap banget pas ketemu sama bawahannya yang namanya Ayu, dan hingga dia merasakan bahwa dia jatuh cinta dengan Ayu namun ada gangguan dari Salman teman kantornya yang juga suka sama Ayu.

Satya yang merasa bersalah karena sudah bertengkar sama Risa membuat dia dihampiri sosok Bapaknya dalam mimpi, Satya bilang semua ajaran Bapaknya setiap hari sabtu itu semuanya salah. Satya pun bangun dengan rasa bersalah karena tingkahnya yang sibuk sekali dengan pekerjaannya yang selallu meninggalkan anak dan istrinya.
“Satu hal yang Bapak engga bisa, Bapak gak bisa ada untuk keluarga. Jadi kamu harus ada untuk keluarga kamu!” kalau gak salah begitu kata-katanya
Satya pun mencari dimana Risa berada, dan mereka merencanakan untuk berbicara.
“Saya gak butuh kamu sesempurna Bapak kamu, dari awal saya udah terima diri kamu!” kalau seinget ana Risa ngomong begitu.
“Saya gak butuh makanan kamu yang asin, yang saya cintai itu bukan ……. Tapi hati kamu yang begitu indah”. Ana rada lupa kata-katanya hihi maklumi yaa…
Dan disana Satya dan Risa balikan lagi menjadi suami dan istri yang baik baik, karena kejadian itu Satya merencakan untuk pindah pekerjaan yang lebih banyak meluangkan waktunya bersama keluarga.
Namun disisi lain, ternyata ibunya pun mengidap kanker payudara yang membuatnya harus operasi 2 kali tapi dia memilih untuk tidak bilang kepada Satya dan Sakka.
“Waktu kita kecil kita gak susahin orang tua, dan saat kita tua kita pun tidak merepotkan anak” Bapaknya dulu pernah bilang begitu.
Ibunya sempat sedih karenatakut tudak bisa mengantar kedua anaknya menikah karena sebelumnya Ibunya pernah berjanji untuk mengantarkan anak-anaknya menikah.

Karena rencana Sakka yang gagal untuk mendekatii Ayu akhirnya, Sakka pasrah untuk dijodohkan oleh ibunya yang ternyata anak teman ibunya adalah Ayu tapi dengan nama yang berbeda. Mereka bertemu disebuah danau/ pantai yang ternyata mengantarkan mereka untuk saling kenal satu sama lain.
“lalu bagaimana sama pacar kamu ?”. Ayu
“Ya beda prinsip! Saya suka sama mereka tapi merekanya yang gak suka sama saya!”.
“Dalam hidup orang yang pertama dan terakhir percaya itu diri kita sendiri bukan orang lain.”
“Bukannya yang bagus begitu ? (hubungan yang saling melengkapi)”. Sebelumnya Sakka nanya.
“Dalam suatu hubungan harus ada 2 orangyang kuat, kuat memegang tanggung jawab untuk memperbaiki diri masing-masing”
“Sebagai contoh yaa kalau saya jarang sholat terus saya cari yang alim, terus yang jadi imamnya siapa ? terus contoh kedua kalau saya boros terus saya cari yang pinter manage uang, yang ada uang dia abis sama saya.
(pokoknya apa yang diucapin Sakka itu so sweet banget, dari yang tadinya gagap ketemu sama cewe sekarang jadi lebih berani walaupun banyak bercandanya.)
Dan dari sanalah Sakka mencoba menembak Ayu lagi dan gak lama kemudian mereka berpacaran dan merencanakan untuk menikah. Dan ternyata masih ada satu rekaman terakhir sebelum Sakka menikah dari Bapaknya.
“Tugas Bapak udah selesai, Sekarang giliran kamu. Tugas kamu baru dimulai”.

Akhir yang manis ditutup dengan makan bersama.


Dari film ini sih lebih banyak peran seorang ayah untuk anak dan istri, dan istri yang kuat untuk anak ketika sang suami sudah tidak ada.  Dari yang masalah yang pasti ada dalam keluarga maupun dalam suami istri, dari yang old fashion sampe yang stylish, dari yang gagap jadi pinter dan bijak banget waktu ngomong, dari  yang salah paham sampai yang paham, dari yang buntu sampe yang ternyata dikasih jalan kemudahan. Dan juga sebuah pembelajaran dalam menerika kekurangan dan kelebihan seseorang yang kita cintai, memang benar kadang kita memang cari seseorang yang sempurna untuk melengkapi kita dan begitu pun dia. Tapi mungkin tentang bagaimana cara menjadi yang terbaik dan memperbaiki diri untuk seseorang yang kita cintai, bagaimana percaya dan komitmen menjadi hal-hal yang sangat sanget penting.


walaupun telat nontonnya karena udah sepi penonton tapi tetep seru, karena didalamnya banyak banget pelajaran yang bisa diambil..

okk terima kasih sudah membaca, see you guys 

Readers setiaku....

Komentar