Blah-Blah....



Sudah beberapa hari ini merasakan rasanya bekerja, bener kata Bapak kerja itu capek. Tapi dalam rasa capek itu terdapat sebuah doa, rasa syukur, sekaligus meminta keridhoan Allah sebagai pembagi rezeki. Mungkin aku yang dari kecilnya agak malas-malasan, sekarang belajar untuk lebih berusaha lagi dalam melakukan sesuatu terutama memegang tanggung jawab yang lebih besar karena memang umur juga sudah bertambah dan kewajiban semakin bertambah juga.

Mungkin aku yang dari dulunya kurang suka menjadi salah satu team, sekarang harus berkerja dalam sebuah team. Dulu yang lebih suka mengerjakan semuanya sendiri, sekarang harus bersama dengan orang lain untuk menjalani tugas. Tugas masing-masing namun sama-sama menahan tanggung jawab yang sama.

Terima kasih untuk seseorang yang terus-terusan menyemangati, yang terus berusaha walaupun sama-sama capek, sama-sama terus berusaha komunikasi walaupun sudah mengantuk.

Karena memang pada dasarnya hidup ini membutuhkan uang, usaha yang keras, dan niat yang baik. Harus pandai-pandai bersyukur untuk apa yang sudah didapatkan sekarang, karena belum tentu pada saaat itu kamu mendapatkannya. Sebenarnya banyak hal yang belum aku dapatkan sekarang, namun mereka orang-orang yang berbeda dengan saya mendapatkannya. Itu menjadi alasan bahwa semua orang tidak selalu beruntung atau tidak semua orang mendapat kesempatan yang sama. Semakin mereka mengelak semakin mereka jauh.

Mungkin ini adalah tangga dimana menaiki satu tangga namun terasa menaiki puluhan tangga pelajaran hidup, dari belajar mandiri, belajar dewasa, belajar ikhlas, belajar sabar dan yang lainnya. Semoga tidak ada kendala dalam menempuh jalan Mu, semoga aku masih dapat berusaha keras dan mendapatkan apa yang sudah aku usahakan dengan keras itu.

Terima kasih untuk seseorang masih selalu menemani dalam segala waktu, walaupun aku tau akan banyak sekali rintangan yang akan datang nanti. Seperti yang dia bilang, “Jangan terlalu dipikirin, nantinya panic”. Dan aku belajar untuk membiasakan rasa yang sebenarnya aku benci, belajar tenangin perasaan apalagi pikiran.

Banyak banget sebenernya…

Tapi aku juga belajar untuk pintar-pintar membagi waktu….

Karena waktu tidak pernah berjalan pelan atau cepat

Karena waktu tidak akan datang untuk yang kedua kalinya…




Mungkin satu hal yang tidak akan pernah terlepas dari hidup adalah belajar. Kita dapat belajar banyak hal dari banyak orang juga, termasuk dari kamu. Memang menghadapi dunia ini bisa dibilang tidak mudah, sama halnya dalam mempertahankan seseorang untuk tetap tinggal dalam lingkaran hidup.

Dari yang awalnya salah, lalu melalui proses untuk menjadi benar. Dari yang awalnya tidak percaya, melalui proses yang sulit untuk percaya akan satu hal dibalik kejadian yang buruk. Banyak sekali hal yang bermula, melalui proses yang tidak selalu mudah lalu berakhir dengan apa yang kita harapkan atau bahkan diluar ekspektasi kita.

Sama halnya dengan kepercayaan masing-masing, banyak hal yang awalnya tidak percaya dan kemudian menjadi percaya ketika semuanya dimudahkan oleh Allah dengan niat yang baik.

Tidak terhitung banyaknya kesan dan pesan yang tersirat maupun tersurat pada saat kita bersama seseorang yang bersama kita untuk menjadi lebih baik, banyak hal yang dilalui bersama banyak hal juga yang dapat dipelajari bersama. Hal yang terindah adalah dapat sama-sama belajar dalam sebuah situasi hidup yang berbeda.

Terima kasih untuk seseorang yang bukan jatuh dari langit atau pun muncul dari dalam bumi, tapi dia berjalan diatas bumi dan bertemu dengan saya pada saat dimana semuanya sudah baik-baik saja.

Terima kasih untuk seseorang yang bukan dari keturunan kerajaan dan bukan dari golongan rakyat, tapi dia adalah seseorang yang terdiri dari keduanya.

Terima kasih untuk seseorang….
Dengan kesederhanaan dan kedewasaannya…
Dengan segalanya yang ia miliki…
Terima kasih telah menjadi
Guru…
Sahabat…
Teman…
Keluarga…
You can be anything for me…



Maaf sekarang aku tidak puitis lagi…
Aku ingin menjadi sederhana dan menjadi aku yang apa adanya…
Maaf sekarang aku tidak sepopuler dulu…
Aku ingin menjadi diri sendiri


Kamu istimewa…
Kau begitu membumi mengingatkanku untuk tetap menapakkan kaki
Namun dapat mengajakku kelangit untuk terbang dan lupakan bumi
Dan mengajakku untuk tetap berdansa diangkasa






What  youre favorite color ?

Banyak yang bilang warna-warni itu hanya pelangi, atau banyak yang bilang warna-warni itu hanya sebuah warna yang tersusun secara teratur.

Tapi memang kenyataannya, kalau pelangi adalah sebuah susunan warna-warna yang teratur. Dibalik itu banyak sekali warna yang terinspirasi dari sebuah warna pelangi yang sudah kita ketahui bahwa warnanya adalah, merah, kuning, hijau, biru dan ungu. Dan ternyata warna dalam dunia ini tidak hanya warna itu ? banyak sekali pencampuran antar warna sehingga menjadi warna yang baru atau pencampuran warna yang ditakar dengan penghitungan yang harus konsisten.

Tapi untuk yang kali ini sangat berbeda, bisa dibilang berbeda. Kenapa ? karena kali ini aku ingin membicarakan tentang warna dalam hidup yang sudah pastinya sangat beragam warnanya.

Semuanya dimulai ketika kita sudah sangat-sangat menyadari betapa sulit dan beragamnya rasa didunia ini, dari yang merasakan masalah dalam keluarga, lingkungan atau masalah dalam diri sendiri yang terkadang membuat semuanya terasa lebih sulit. Semuanya dimulai ketika dalam pikiranmu banyak sekali suara yang berbicara berputar-putar disana sedangkan hatimu hanya ada satu suara yang mengisi tapi terdengar tidak begitu jelas. Tapi dikeadaan yang lain ada sebuah pertengkaran antara logika kamu dengan hati kamu, yang membuat kamu tidak bisa tidur nyenyak, membuat kamu gak enak makan, membuat apa yang kamu lakukan selalu tidak enak.

Permasalah kedua adalah pertentangan kamu dengan sekeliling kamu. Hal yang tersulit pertama adalah menyesuaikan diri dengan lingkungan, kenapa ? karena dalam pikiran seseorang yang dipikirkan pertama kali adalah pikiran yang buruk. Kenapa sih pikiran buruk atau negative thinking dulu yang dipikirkan ? karena setau aku dalam diri manusia selalu ada satu hal atau bisa disebut dengan persiapan dalam menghadapi segala hal ya.. termasuk negative thinking ini sebelum menyesuaikan diri.  Ya kalau kata anak silat atau bela diri yang lain itu adalah kuda-kuda hihihi.
Hal kedua yang penting juga adalah pertentangan diri kamu dengan diri orang lain. Pernah gak sih kamu merasa kalau orang lain itu mempengaruhi diri kamu ? sedangkan kamu tuh orangnya labilan ? atau…. Orang lain itu lebih kekeh kebanding kamu yang rela-rela aja….
Jadi diri kamu sendiri itu susah…
Akan banyak sekali hal yang akan mempengaruhi kamu, akan mengacukan kamu, menghentikan kamu, atau bahkan membuat kamu putus aja…

Sebenernya ini tulisan gak jelas banget… Cuma pelepas ketika malam minggu ini begitu suram hihihi


Sebenarnya banyak sekali hal yang jatuhnya terbuang sia-sia, banyak banget hal yang kamu pula untuk bersyukur, banyak hal yang kamu masa bodoin…

Mungkin tulisan ini engga pantes dibaca, tapi untuk yang tetep setia baca terima kasih…

Karena kamu akan menyadari semua warna dalam hidup ketika kamu menyadari banyaknya warna yang kamu lihat melalui kedua matamu…


Aku masih belajar tentang hidup ini, jadi temani aku dan bimbing aku....





Komentar