Day 21 | Ketika Aku Menemukanmu




Tak ku temukan lagi tatapan mata itu
Yang seolah menjadi cahaya pada malam gelapku
Menjadi cahaya bintang yang palling terang
Atau sekedar temani aku dimalam yang gelap

Dia hilang bersama angin yang berhembus
Bersama waktu yang berlalu
Pergi bersama malam yang panjang
Yang selalu menolak mentari datang

Semakin hampa dan sunyi
Bayangannya semakin hilang bersama detik
Beberapa perasaan bersembunyi
Tak sempat tersampaikan sama sekali

Semakin dingin
Mentari sama sekali tidak dapat mencairkan
Semakin sepi
Kicauan burung tidak mampu membunuh spi

Aku tidak bisa merasakan detak jantungku
Hanya mendengar deru nafas yang samar terdengar
Kamudian aku menemukan dirimu
Berada diujung malam yang gelap

Dengan hanya terpaku aku melihatnya
Sebuah senyum dari sinar mentari pagi
Tatapan matanya seolah ingin mengatakan sesuatu
Bahwa ia datang untuk menyembuhkan luka

Dan aku bertemu dengannya
Sinar yang seakan membuatku merasa hidup
Senyumnya bagai memberi kepercayaan
Dan aku kembali percaya

Komentar