Day 29 | Membelah Angin Malam




Senyumanmu adalah sebuah permintaan manis
Yang selalu terukir dalam setiap pertemuan
Dan tatapanmu adalah sebuah janji
Berjanji bahwa semuanya akan baik-baik saja

Melaju bersama detik yang terus berdetik
Hembusan angin yang terus menerpamu
Menerpa tiap-tiap butir rindu untuk terbang bersamanya
Menerbangkan tiap-tiap resah yang melekat

Membelah angin malam
Langit yang seolah mempersiapkan keindahannya
Langit bertabur miliyaran bintang
 Rembulan yang seolah menjadi pelengkap

Memandangmu diam-diam
Wajahmu yang seolah merayu
Merayu bahwa rindu akan sedikit berkurang
Merayu bahwa perasaan cinta akan terus bertambah

Menikmati tiap lampu-lampu kendaraan indah yang melesat
Deretan tiap gedung yang terlewati  seolah ikut tersenyum
Lampu-lampu jalanan yang seolah menghangatkan
Dan kamu yang seolah menjadi apa yang rindu butuhkan

Membelah angin malam
Anginnya yang mengibaskan segala kegelisahan
Anginnya yang menyingkirkan segala keraguan
Anginnya yang menambah rasa cintaku atas malam yang kulalui bersamamu

Melewati tiap-tiap jalan yang seolah menyapaku
Menyadarkan bahwa aku memiliki tameng untuk menghadapi semuanya
Melewati tiap-tiap  jalan yang seolah tersenyum padaku
Menyadarkanku bahwa aku membutuhkanmu dalam perjalanan ini

Perjalanan singkat atas sebuah hari yang dimulai dengan berpindahnya detik
Detik itu pun yang kemudian menjadi aku
Perjalanan atas segala rasa yang mulai membesarkan aku
Membesarkan aku atas seluruh rasa yang pernah singgah

Perjalanan yang selalu ingin aku lalui bersamamu
Dengar samar tawamu ketika angin berhembus
Perjalanan untuk terus membelah angin malam
Melihat wajahmu dari kaca dibalik helm mu

Biarkan waktu membantu untuk menjadikannya sebuah perjalanan hidup
Tentang aku, kamu dan malam
Biarkan tiap jalan dan gedung-gedung menjadi saksi
Bahwa aku selalu tertawa bersamamu kala membelah angin malam

Aku ingin selalu merasakan angin yang berhembus
Merasakan betapa aku dekat dengan penawar rinduku
Aku ingin selalu melewati gedung-gedung itu
Merasakan betapa bahagianya menembus angin malam bersamamu





Komentar