Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2018

Inti Sebuah Perjalanan

Aku mencoba lari dari masa lalu Lari sekuat tenaga yang tersisa Lari sekuat tenaga walau yang kubawa hanya luka Lari dan hanya berlari
Walau rasanya hampir habis nafas ini Walau rasanya jantungku ingin pecah Aku ingin terus berlari dari sepi Aku ingin terus berlari menembus keramaian
Aku berkali-kali jatuh cukup kencang Terhempas dan terluka lagi Terjerembap dan semakin terluka lagi Aku sedang menumpuk luka tanpa kusadari
Aku jatuh di kesepian Hanya tawa dari masa lalu yang ku dengar Seolah mencibir aku yang berusaha lari Tapi aku bangkit lagi
Lalu aku jatuh dikeramaian Hanya beberapa pasang mata yang melihat iba Tapi ada beberapa pasang mata yang melihat dengan cara berbeda ketidak perdulianku membuatku berlari lagi
langkahku terhenti ketika menyadari yang sudah terjadi Untuk apa aku berlari Bukankah aku tidak akan terus menerus berlari Aku lupa tujuanku berlari
Aku mencoba berjalan bersama waktu Cukup lama hingga rasanya aku bosan Luka-lukaku hampir kering walau tidak sepenuhnya T…

Jangan Pergi Cinta

Mereka bilang tidak ada yang menetap selamanya Tapi jangan hanya singgahhanya untuk bertanya Menetaplah dengan perasaan hati yang damai Sedamai lagu-lagu dari petikkan gitar dan daun-daun yang melambai
Saat matahari begitu terik dan jangkrik berhenti ngerik Semua mata siap untuk menatap Walau dalam keresahan jiwa akan tetap mantap Untuk memilih menetap
Kaki memang sudah siap untuk melangkah Disetiap iriangan doa pasti ada resah Tapi harus ada hati yang ditanggalkan Bukan ingin meninggalkan
Tetaplah tinggal didalam hati Tentang cinta yang rela menanti Yakinkan pasti akan datang kembali Membawa senyum dan kebahagiaan lagi
Cinta jangan pernah pergi dari diri ini Tak akan sanggup aku menanti lagi Jika harapan yang ada hanya membohongi diri Karena esok akan bersambut mentari

Sedingin Malam Ini

Semakin aku berusaha tenangkan hati, semakin pula perasaan ini menyesakkan relung yang tidak seberapa besarnya ini. Aku ingin marah tapi tidak tau karena apa, apa karena kata-katamu yang lembut itu yang membuatku marah ? Atau kata-kata lembut yang kamu buat-buat itu. Aku ingin sedih, tapi kenapa harus sedih ? Bukankah itu adalah hidupmu ? Siapa aku ini ?!.Lalu malam semakin terasa dingin, tapi entah pelupuk mata dan hatiku terasa begitu panas. Ingin menguap, ingin merembes tapu apalah aku ini.Aku kira hujan malam tadi tepat jam 8 malam akan jadi racun yang membuat rindu semakin menggebu-gebu diantara hatiku dan hatimu, tapi aku lupa akan satu hal. Aku mengeluhkan hujan, seketika aku membenci hujan karena akan memadamkan perasaan rindu yang menggebu. Tapu disinilah kita.Aku setengah mati berusaha tidak perduli, aku setengah mati tidak mempercayai dan aku setengah mati berusaha tetap tenang.Aku gagal.Aku paling tidak bisa menyembunyikan perasaanku, biarkan saja ini berlalu hingga besok,…